EXPONTT.COM – Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muhamad Salihi, SIK, MH, bersama sang istri, Rachmat Salihi, beserta jajaran, mengunjungi sejumlah posko pengungsian korban gempa bumi di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat yang masih bertahan di posko pengungsian sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga di tengah situasi pascagempa.
Salah satu lokasi yang dikunjungi Kapolres Nagekeo bersama rombongan yakni Posko RT 01 Uluwolo, Penginanga, Kota Mbay.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran mendapat sambutan dari warga yang hingga kini masih berada di lokasi pengungsian. Selain memberikan penguatan kepada para pengungsi, kunjungan tersebut juga diisi dengan pelayanan kesehatan oleh tim medis Polres Nagekeo.
Tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga, khususnya lanjut usia (lansia) yang berada di posko. Sejumlah warga yang membutuhkan penanganan juga diberikan obat sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu menjaga kondisi warga yang masih berada dalam keterbatasan setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, AKBP Rachmat Muhamad Salihi memberikan penguatan kepada para pengungsi agar tetap sabar, tenang, dan kuat dalam menghadapi musibah.
> “Tetap kuat dan sabar dalam menghadapi musibah ini. Yang penting diri kita selamat dari guncangan gempa baru-baru ini,” ujar AKBP Rachmat.
Ia juga mengingatkan warga agar tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama berada di lokasi pengungsian. Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi hal utama dalam menghadapi situasi pascagempa.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perhatian institusi kepolisian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi jajaran Polres Nagekeo untuk mendengar secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat di posko-posko pengungsian.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Nagekeo didampingi Wakapolres Nagekeo beserta ibu, sejumlah pejabat dan anggota jajaran Polres Nagekeo, serta tim medis Polres Nagekeo.
Kehadiran aparat kepolisian bersama tim medis di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang masih terdampak bencana.
Bagi para pengungsi, dukungan moril dan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. Karena itu, perhatian dari berbagai pihak diharapkan terus berlanjut, terutama bagi warga yang masih bertahan di posko-posko mandiri dan membutuhkan bantuan.(***)




