EXPONTT.COM, KUPANG – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV menyebut sebanyak 5.000 mahasiswa terdampak bencana gempa flores akan dibebaskan dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) satu semester.
Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Adrianus Amheka, menjelaskan, kebijakan ini merupakan langkah Kemendiktisaintek dalam penanggulangan korban bencana gempa, termasuk dukungan bagi mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di luar wilayah terdampak.
LLDIKTI Wilayah XV berpandangan keberlanjutan pendidikan sebagai bagian penting dari proses pemulihan. Bencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya masa depan pendidikan mahasiswa
Untuk memastikan kebijakan tersebut tepat sasaran, pemutakhiran data mahasiswa terdampak terus dilakukan melalui koordinasi antara Kemdiktisaintek, LLDIKTI Wilayah XV, dan perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Prof. Amheka menjelaskan, alokasi bebas UKT hanya diperuntukan bagi mahasiswa aktif P1 atau prioritas satu yang berkuliah di 11 perguruan tinggi swasta di enam kabupaten di Flores atau daerah terdampak gempa.
“Untuk mahasiswa dari Flores yang berada di luar Flores termasuk di luar NTT masih kami data dan pihak Kemendiktisaintek dan pihak terkait masih dilakukan konsolidasi,” jelasnya saat konferensi pers, di Kantor LLDIKTI Wilayah XV, Selasa, 15 September 2026.
Prof. Adrianus Amheka menyebut, salah satu contoh baik yang telah dilakukan yakni oleh Universitas Nusa Cendana Kupang yang beberapa waktu lalu telah mengeluarkan kebijakan membebaskan UKT pada semester ini bagi sejumlah mahasiswa dari Flores yang keluarganya terdampak bencana gempa.
Lebih lanjut, Benediktus Gaya,S.Pd.,MM, Ketua Tim Kerja BELMAWA LLDIKTI XV, mengaku saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian terkait pembebasan UKT. “Kami masih menunggu juknisnya,” ujarnya.
Dari data sementara yang telah dihimpun LLDIKTI XV dari 24 perguruan tinggi di NTT terdapat 3.708 mahasiswa yang masuk dalam P1. Sementara P2 terdapat 452 mahasiswa.
LLDIKTI XV juga masih menunggu nama-nama dari LLDIKTI wilayah lainnya yang juga terdapat mahasiswa asal Flores.(*)




