EXPONTT.COM, KUPANG – Sebanyak 24 tim sepak bola ambil bagian dalam Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 yang resmi dibuka Bupati Kupang, Yosef Lede, Minggu, 4 Oktober 2026.
Salah satu ajang sepakbola terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) itu digelar di lapangan berstandar FIFA, Lazarus Laiskodat, Desa Uitao, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang.
Sebanyak 24 tim dari kabupaten/kota se-NTT ambil bagian dalam turnamen tersebut. Selain tim dari NTT, LLMC III 2026 juga diikuti satu tim dari negara tetangga, Timor Leste.
Pertandingan pembuka mempertemukan juara bertahan Tunas Muda melawan Brilink FC Kota Kupang. Kedua tim tergabung dalam Grup A.
Bupati Kupang, Yosef Lede, menyampaikan apresiasi kepada Viktor Bungtilu Laiskodat dan keluarga besar Laiskodat yang telah menyelenggarakan LLMC di Pulau Semau.
“Pemerintah Kabupaten Kupang menyampaikan limpah terima kasih karena Pulau Semau, Kabupaten Kupang, menjadi tempat penyelenggaraan LLMC. Sebagai bupati saya berbangga, ada dua kejuaraan dengan taraf luar biasa, yakni El Tari Memorial Cup dan Lazarus Laiskodat Memorial Cup,” ujarnya.
Menurut Yosef, olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan daerah karena tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga dapat mendorong berbagai sektor lainnya.
Ia menilai LLMC sebagai ajang sport tourism sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menjadikan Pulau Semau sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di NTT.
Yosef berharap LLMC III 2026 dapat melahirkan talenta-talenta muda yang nantinya mampu memperkuat NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Kita harap ini bisa jadi ajang seleksi talenta muda NTT. Saya pikir akan lahir beberapa pemain yang bisa mewakili NTT,” ungkapnya.
LLMC Jadi Agenda Tetap PSSI NTT
Sementara itu, Ketua PSSI Provinsi NTT, Chris Mboeik, yang diwakili Sekretaris PSSI NTT, Abdul Muis, mengatakan konsistensi penyelenggaraan LLMC selama tiga tahun mendapat perhatian dari PSSI NTT.
Ia menyebut, melalui kongres biasa PSSI NTT, LLMC telah ditetapkan sebagai agenda tetap PSSI NTT dengan pelaksanaan pertandingan mengacu pada regulasi FIFA dan PSSI.
“Jadi LLMC ini bukan hanya jadi standar provinsi, tapi sudah masuk level nasional,” kata Muis.
PSSI NTT juga mengapresiasi peningkatan jumlah peserta LLMC III 2026 yang mencapai 24 tim.
“Kami mengapresiasi Pak Viktor Laiskodat dan rumpun keluarga Laiskodat,” ungkapnya.
Digelar hingga 8 November
Ketua Panitia LLMC III 2026, Bobby Damanik, menjelaskan turnamen tersebut berlangsung selama lebih dari sebulan, yakni 4 Oktober hingga 8 November 2026.
Menurut Bobby, LLMC III tidak hanya mempertandingkan sepak bola. Sejumlah kegiatan olahraga dan budaya turut digelar, di antaranya turnamen futsal usia sekolah dasar (SD) se-Pulau Semau, tinju amatir, kempo, serta festival budaya LLMC.
Rangkaian kegiatan LLMC III 2026 juga melibatkan sekitar 40 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Kami mohon dukungannya dari PSSI NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam penyelenggaraan ini,” ujarnya.
Bobby berharap seluruh rangkaian LLMC III 2026 dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendorong perkembangan pariwisata di Pulau Semau.
“Kami harapkan dengan rangkaian kegiatan ini bisa mendorong pariwisata di Pulau Semau secara khusus dan NTT pada umumnya,” pungkasnya.(*)




