PESONAS II NTT Mulai 14 Oktober, 1.012 Atlet Bertanding di Tujuh Cabor

Konferensi Pers Panitia PESONAS II 2026 NTT, Senin, 12 Oktober 2026 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Kontingen dari 22 provinsi di Indonesia siap berlaga dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 14–18 Oktober 2026.

Mengusung tema “Akulah Bintang Dunia. Dari Kupang Menuju Santiago”, ajang olahraga nasional bagi penyandang disabilitas intelektual ini akan diikuti 1.012 atlet yang bertanding dalam tujuh cabang olahraga (cabor).

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah atlet terbanyak, yakni 220 atlet.

Ketua Panitia PESONAS II 2026, Reny Marlian Un, mengatakan panitia tengah merampungkan persiapan akhir, mulai dari kesiapan venue hingga administrasi. Akomodasi bagi seluruh kontingen juga telah dipersiapkan.

“Persiapan saat ini sudah memasuki tahap akhir. Kami memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan, termasuk venue dan akomodasi, dapat mendukung kelancaran kegiatan,” ujar Reny dalam konferensi pers di Sekretariat PESONAS II 2026, Senin, 12 Oktober 2026.

Reny menjelaskan, pelaksanaan PESONAS II 2026 akan berpusat di Kota Kupang dengan memanfaatkan lima venue untuk tujuh cabang olahraga, yakni atletik, tenis meja, bulu tangkis, senam ritmik, sepak bola, renang, dan bocce.

Hingga Senin, kontingen Sulawesi Selatan menjadi salah satu peserta yang telah tiba di Kota Kupang.

Untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan, Pemerintah Provinsi NTT mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp200 juta digunakan untuk akomodasi atlet NTT yang mengikuti PESONAS II 2026.

Sekretaris Panitia PESONAS II 2026, Karel Muskanan, menjelaskan, lima venue yang disiapkan masing-masing memiliki fungsi berbeda.

Stadion Oepoi akan menjadi lokasi pertandingan atletik dan sepak bola, sedangkan GOR Flobamora digunakan untuk cabang olahraga senam ritmik.

Sementara itu, pertandingan renang dan bocce akan berlangsung di Pitoby Sport Center. Cabang tenis meja digelar di Grand Arena Oepoi, sedangkan bulu tangkis berlangsung di The Jungle Oesapa.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan dan melayani kebutuhan para atlet serta kontingen, panitia mengerahkan 300 liaison officer (LO) atau petugas penghubung.

Selain pertandingan olahraga, PESONAS II 2026 juga akan melibatkan pelaku usaha lokal. Sebanyak 53 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah terdaftar untuk meramaikan kegiatan melalui penjualan makanan, minuman, serta produk oleh-oleh.

Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna), Amran, mengatakan PESONAS II 2026 di NTT menjadi momentum istimewa bagi organisasi tersebut. Untuk pertama kalinya, ajang ini diikuti lebih dari 1.000 atlet.

“Jujur, ini sangat istimewa bagi kami di PP SOIna karena untuk pertama kalinya diikuti lebih dari 1.000 atlet dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT,” ungkap Amran.

PESONAS merupakan ajang olahraga nasional empat tahunan yang dikhususkan bagi atlet dengan disabilitas intelektual, termasuk penyandang tunagrahita dan down syndrome, serta atlet autistik sesuai ketentuan kepesertaan Special Olympics.

Sebelum menggunakan nama PESONAS, ajang ini dikenal sebagai Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) SOIna. Penyelenggaraannya telah dimulai sejak 1991 dan tercatat berlangsung delapan kali hingga 2018.(*)