Pesonas II 2026 NTT Resmi Bergulir, 1.011 Atlet Disabilitas Intelektual Berlaga di Kota Kupang

EXPONTT.COM, KUPANG – Sebanyak 1.011 atlet bertalenta khusus dari 22 provinsi se-Indonesia resmi membanjiri Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk berlaga dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II NTT 2026.

Ajang bergengsi ini bukan sekadar panggung kompetisi biasa. PESONAS II menjadi karpet merah bagi para atlet dengan disabilitas intelektual untuk merebut tiket menuju ajang dunia, Special Olympics World Games (SOWG) 2027 di Santiago, Chile.

Ketua Umum PP Special Olympics Indonesia (SOIna), Warsito Ellwein, mengungkapkan bahwa Indonesia mendapatkan lonjakan kuota drastis hingga tiga kali lipat untuk ajang dunia mendatang.

“Indonesia memperoleh kuota sebanyak 76 orang untuk SWOG 2027 di Chile. Ini meningkat tiga kali lipat dibanding ajang sebelumnya di Berlin pada 2023,” ujar Warsito di Kupang, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kesempatan emas menuju panggung internasional ini membakar semangat 1.011 atlet—terdiri dari 588 atlet putra dan 423 atlet putri—yang siap bertarung sengit memperebutkan 1.027 medali (333 emas, 333 perak, dan 361 perunggu).

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan melayani. Ia meminta seluruh panitia memberikan pelayanan ekstra bagi total 1.788 peserta beserta offisial.

“Kalian berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi dalam lingkungan yang mendukung. Saya minta panitia dan pihak terkait berikan pelayanan terbaik, baik di lokasi pertandingan maupun penginapan,” tegas Melki saat menyemangati para atlet.

Melki juga berpesan agar para wasit dan juri memimpin laga secara profesional, jujur, dan adil, serta mengimbau para kontingen untuk menikmati keramahan Kota Kupang selama gelaran berlangsung.

Sementara itu, Ketua Panitia PESONAS II NTT 2026, Reny Marlina Un, merincikan ada tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni sepak bola, bulu tangkis, atletik, senam ritmik, bocce, tenis meja, dan renang.

Seluruh pertandingan disebar di beberapa arena olahraga ternama di Kota Kupang, antara lain GOR Flobamora, Stadion Oepoi, Grand Arena House of Pingpong, Jungle Arena Sport Center, hingga Pitoby Sport Center.

Melalui pesta olahraga ini, NTT tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga ruang pembuktian bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menembus level dunia.(*)