PT.Flobamora Dan Managemen Baru Apakah Akan Sukses Memulihkan Masa Kelam Waktu Lalu Yang Hanya Menghabiskan Uang APBD NTT?

EXPONTT.COM – Saya Wens John Rumung Pa, pagi ini tergelitik membaca dan melihat foto dan slogan msnagemen dan pengurus baru PT Flobamora. Kebetulan lewat di beranda saya. Saya sebagai jurnalis expontt.com yang sudah lebih dari 47 tahun menjadi wartawan dan yang sering saya tulis adalah kasus yang menimpa PT Flobamora yang dulu Perusahaan Daerah atau PD Flobamora.
Yang menjadi pertanyaan saya, apakah manajemen baru bisa berbuat terbaik untuk memajukan perusahaan daerah Ini atau Gubernur NTT Melki Lakalena hanya sekadar menempatkan kroni atau kawan dekat?
Atau hanya sekadar formalitas sementara sekian miliar uang daerah yang dibayar dari pajak rakyat bisa menghasilkan uang dari hasil usaha di perusahaan ini untuk APBD NTT?
Nama – nama berikut ini diharapkan bisa memperbaiki perusahaan daerah dan berkontribusi terhadap APBD NTT.
Pengalaman dan sepengetahuan saya gubernur dari tahun hanya menjadikan perusahaan untuk kawan-kawan.Mulai dari gubernur NTT almarhum Frans Lebu Raya juga menempatkan kerabat dekat dan perusahaan ini Dirutnya hanya perkaya dengan membeli baru. Halnya di zaman Viktor Laiskodat juga demikian menempatkan orang – orangnya baik di perusahaan daerah, termasuk Dirut Bank NTT.
Semua tanpa bekas dan tidak ada uang atau keuntungan dari Polsek perusahaan daerah PT Flobamora, Hotel sasando, Ki Bolok dan perusahaan lain. Yang menjadi tanggung jawab gubernur selain PT Flobamora, hotel sasando, Ki Bolok juga gedung Ina Boi yang dibangun sejak zaman Gubernur Ben Mboi dan jasa Ibu Nafisah yang sukses mengelola Hotel Ina Boi dengan berbagai acara di hotel berciri khas NTT.
Ada gedung pertemuan yang bentuknya menjulang tinggi dan beberapa penginapan dalam bentuk home stay. Gubernur NTT Melki Lakalena mungkin bisa melihat sendiri gedung yang sudah reyot.
Rakyat NTT melalui Wakil rakyat di DPRD NTT bisa evaluasi program manajemen baru.Sudah banyak kritikan agar perusahaan daerah ditutup karena hanya membuang-buang uang daerah tetapi tidak terealisasi. Jauh sebelum Melki Lakalena melantik pengurus baru PT Flobamora pada Mei 2026 sampai saat ini Agustus 2026 msnagemen belum ada rilis tentang kemajuan atau kekurangan dan kelebihan yg terjadi di perusahaan. Saya pesimis Management baru bisa menciptakan program untuk memajukan perusahaan di saat keuangan daerah dan krisis ekonomi secara nasional yang sedang tidak baik-baik saja.
Karena ini terkait perusahaan daerah dan milik rakyat NTT selaku pembayar pajak, Management baru harus transparan.Semoga tidak terjadi seperti msnagemen yang lalu, habis masa jabatan gubernur selesai juga masa pengurus PT Flobamora dan perusahaan lainnya. Tuhan berkati. ♦

Manajemen baru PT Flobamor (Perseroda) dipimpin oleh Dr. Dominggus Elcid Li sebagai Direktur Utama yang dilantik pada Mei 2026. Susunan jajaran direksi dan komisaris baru badan usaha milik daerah (BUMD) NTT ini ditetapkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan.

Susunan Direksi dan Komisaris PT Flobamor (Perseroda)

  • Direktur Utama: Dr. Dominggus Elcid Li
  • Direktur Keuangan dan Operasional: Maxi Julians Rihi Dara
  • Direktur Pengembangan: Leonardo Adiyanto Waleng
  • Direktur Pengadaan Barang dan Jasa: Fransiskus Kasmir Nuryadin Bata
  • Direktur Pengembangan Usaha: Yose Rizal
  • Komisaris Independen: Semuel Halundaka
  • Komisaris Independen: Sonny Supersemar Pellokila. ♦