Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Perpisahan selalu tidak menyenangkan, apalagi kalau kita sudah merasa at home atau nyaman di suatu tempat tugas. Bacaan Injil hari ini bernada perpisahan Yesus dengan para murid-Nya. Namun, Yesus berjanji bahwa Dia pergi dan akan datang kembali untuk menjemput kita agar tinggal bersama -Nya dalam Kerajaan -Nya.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 14: 27 – 31a, yakni Yesus menjanjikan Penghibur.
Para saudaraku, saat malam perpisahan di ruang atas membuat murid-murid gelisah. Yesus berkata, “Aku pergi.” Dunia mereka seakan runtuh. Namun Ia menegaskan: “Aku pergi, dan Aku akan datang kembali.” Kepergian-Nya bukanlah akhir, melainkan persiapan tempat di rumah Bapa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Dan sebelum pergi, Ia meninggalkan warisan yang tak tergoyahkan, yakni: DAMAI sejahtera-Nya. Bukan DAMAI semu yang bergantung pada keadaan, melainkan DAMAI sejati yang lahir dari keyakinan bahwa kita tidak pernah sendirian. Roh Kudus hadir sebagai Penghibur, menguatkan, mengingatkan firman, dan menenangkan HATI di tengah badai. Yesus memang naik ke surga, tetapi melalui Roh-Nya Ia tetap dekat. Doa, air mata, dan langkah IMAN kita disaksikan-Nya. Dan janji itu tetap teguh: Ia akan datang kembali, menjemput umat-Nya dalam sukacita yang sempurna.
Pesan Untuk Kita
Para saudaraku, jika hatimu gelisah hari ini, ingatlah: DAMAI Kristus sudah ada di dalam dirimu. Jangan biarkan ketakutan merampasnya. Izinkan Roh Kudus bekerja, dan percayalah pada janji-Nya, pasti akan digenapi. Seperti fajar yang tak pernah gagal menggantikan gelap, demikian pula kedatangan-Nya akan membawa TERANG kekal. Hidup dengan IMAN berarti menanti dengan DAMAI, bukan dengan cemas. Amin.
Pertanyaan Refleksi
1. Bagaimana damai sejahtera Kristus yang tidak bergantung pada keadaan dunia nyata terasa dalam hidupmu sehari-hari?
2. Saat menghadapi kegelisahan atau ketakutan, apakah Anda memberi ruang bagi Roh Kudus untuk menenangkan dan menguatkan hatimu?
3. Apa arti janji kedatangan Yesus kembali bagi cara Anda menanti, berharap, dan menjalani iman di tengah ketidakpastian hidup?
Selamat berefleksi🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan Yesus, terima kasih atas damai sejahtera yang Engkau tinggalkan bagi kami. Saat HATI gelisah, ajarilah kami untuk percaya bahwa Roh Kudus selalu menguatkan dan menuntun. Teguhkan IMAN kami dalam penantian, agar kami hidup dengan DAMAI, bukan dengan TAKUT, sambil menanti janji kedatangan-Mu yang pasti. Amin.
