EXPONTT.COM, KUPANG – BUMD Provinsi Nusa Tengara Timur (NTT) PT. Flobamor (Perseroda) secara resmi mengambil alih pengelolaan Hotel Sasando dari anak perusahaan PT. Flobamorata Bangkit International.
Langkah berani ini diambil setelah Hotel Sasando di bawah pengelolaan PT. Flobamorata Bangkit International sejak 2019 merugi dan tidak mampu berkontribusi pada keuangan daerah.
Pengambilalihan manajemen ini berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi PT.Flobamor (Perseroda) No.1/FLO/VII/2026 tentang Penghentian Penugasan PT Flobamorata Bangkit International sebagai Pengelola Operasional Hotel Sasando dan Pengambilan Kembali Pengelolaan oleh Perusahaan Induk (PT.Flobamor) tanggal 27 Juli 2026.
Langkah dewan direksi PT.Flobamor (Perseroda) periode 2026-2031 ini juga amanat keputusan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) PT. Flobamor tanggal 20 Januari 2026 yang memutuskan penggabungan 6 anak perusahaan menjadi satu perusahaan.
Direktur Utama PT Flobamor, Elcid Li menyebut, langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya memaksimalkan revitalisasi kemampuan fiskal daerah melalui aset yang dikelola BUMD.
“Dalam catatan PT.Flobamor, PT Flobamorata Bangkit International belum memenuhi kewajiban kontribusi kepada PT Flobamor selama 6 (enam) tahun berturut-turut (2021-2026) dan tidak ada kontribusi terhadap Pemprov NTT sebagai pemilik,” jelasnya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Elcid Li juga mengungkapkan, secara khusus perubahan tata kelola Hotel Sasando juga dibahas dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) luar biasa PT. Flobamor yang dipimpin langsung Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, pada tanggal 4 Agustus 2026 di Ruang Rapat Gubernur NTT.
“Di fase awal saya harapkan PT.Flobamor untuk optimalkan potensi daerah dan benahi tata kelola aset yang ada,” kata Gubernur NTT. Melki Laka Lena.
Disebutkan, selain perhotelan, PT.Flobamor juga akan mengola kapal dan NTT Mart.
Dukungan DPRD NTT
Sebelumnya, Komisi III DPRD Provinsi NTT dalam rapat khusus yang membahas tentang rencana bisnis PT. Flobamor pada tanggal 10 Juli 2026 mengungkapkan Hotel Sasando perlu langsung dikelola langsung oleh perusahaan induk.
Hal ini tertuang dalam surat rekomendasi DPRD NTT yang meminta PT.Flobamor melakukan evaluasi terhadap seluruh unit usaha dan mengoptimalkan pengelolaan aset perusahaan terutama melalui digitalisasi pelayanan.
Salah satu rekomendasi kunci yang disampaikan dalam sidang Komisi III yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, Yohanes De Rosari, adalah segera ambil alih tata kelola Hotel Sasando.
Di tengah tekanan fiskal daerah, pembahasan tentang pengelolaan aset BUMD dan kontribusinya terhadap pendapatan daerah menjadi bahan perbincangan para pembuat kebijakan di Provinsi NTT, baik dari kalangan pemerintah provinsi maupun dari kalangan legislatif.
Hotel Sasando sebagai salah satu hotel tertua dan ikonik yang ada di-Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan posisinya yang strategis seharusnya aset Pemda Provinsi NTT diharapkan segera sehat dan segera berkontibusi terhadap PAD Provinsi NTT.
Tidak ada PHK Karyawan Hotel Sasando
Dalam proses pengambilalihan pengelolaan Hotel Sasando, PT Flobamor memastikan seluruh karyawan yang ada tidak akan di-PHK. “Data hak dan kewajiban karyawan akan didata untuk memastikan dalam proses transisi manajemen ini tidak ada pihak yang terabaikan,” ujar Direktur Keuangan dan Operasional PT. Flobamor, Maxi Julians.
Hal ini diungkapkan menjawab isu akan terjadi PHK masal. Untuk memastikan bahwa tidak misinformasi, direksi PT.Flobamor berusaha menjangkau setiap karyawan dan memberikan surat resmi agar para karyawan dapat menerima infomasi dari tangan pertama.
Dalam proses ini, Direktur Utama PT.Flobamor (Perseroda) menunjuk Direktur Pengembagan Usaha, Yose Rizal sebagai Ketua Tim Manajemen Transisi Hotel Sasando.
Dalam fase transisi, Tim Transisi akan berkantor di Hotel Sasando dan berkoordinasi secara intens dengan manajemen lama untuk memastikan proses transisi dijalankan dengan baik. Fase transisi akan berakhir di akhir Bulan Agustus. Terhitung tanggal 1 September 2026 Hotel Sasando akan langsung dikelola oleh Manajemen PT.Flobamor (Perseroda). ♦*/gor




