Kota Kupang Catat 360 Kasus Kanker Serviks, DPRD Setujui Anggaran Vaksin HPV

Neda Lalay / foto: Gorby Rumung
Anggota DPRD Kota Kupang Neda Lalay / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Dinas Kesehatan Kota Kupang mencatat sebanyak 360 orang dinyatakan positif kanker serviks hingga September 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, mengatakan kasus tersebut terungkap melalui skrining yang dilakukan di 12 puskesmas dan RSUD S.K. Lerik Kupang.

Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak ditemukan di Puskesmas Sikumana. Dari sekitar 2.000 orang yang menjalani pemeriksaan, sebanyak 220 orang dinyatakan positif.

“Yang paling banyak dari Puskesmas Sikumana, dari 2.000 yang diperiksa 220 orang positif,” ungkap Retnowati saat diwawancarai, Senin, 21 September 2026.

Retnowati mengatakan, seluruh pasien yang terdeteksi positif telah diarahkan untuk mendapatkan penanganan dan perawatan kanker.

Ia juga mengimbau masyarakat, terutama kelompok usia remaja hingga 39 tahun, untuk melakukan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai salah satu upaya mencegah kanker serviks.

“Yang divaksin bukan hanya perempuan, yang laki-laki juga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Neda Lalay, mengatakan pihaknya telah mendorong pengalokasian anggaran untuk mendukung program vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks.

Politikus NasDem itu juga meminta Dinas Kesehatan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya kanker serviks dan pentingnya pencegahan sejak dini.

“Harus tingkatkan sosialisasi, masih terlalu awam ya soal ini di masyarakat,” katanya.

Namun, Neda mengingatkan agar pelaksanaan vaksinasi HPV dilakukan dengan perencanaan dan pertimbangan yang matang, terutama karena sasaran vaksinasi banyak berasal dari kelompok usia remaja.(*)