Gubernur NTT Serahkan Izin Operasional SMA Katolik St. Agustinus Tana Mali

Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat menyerahkan Surat Izin Operasional SMA Katolik St. Agustinus Tana Mali, Kabupaten Sumba Barat, Kamis 16 Juli 2026 / foto: istimewa

Ia juga mengajak orang tua, masyarakat, Gereja, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung keberlangsungan sekolah tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat berhasil apabila seluruh elemen masyarakat berjalan seiring. Secara khusus kepada para siswa, Gubernur berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

“Rajinlah belajar, hormati guru dan orang tua, bangun persahabatan, jauhi perilaku yang dapat merusak masa depan seperti kekerasan, penyalahgunaan narkoba, perundungan, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja. Jadilah generasi yang siap menjadi pemimpin masa depan bagi Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Indonesia,” ujarnya.

Gubernur NTT kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemerataan akses, peningkatan mutu pembelajaran, serta pengembangan kompetensi peserta didik agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melki menyebut, pembangunan pendidikan tidak hanya diukur dari berdirinya gedung sekolah, tetapi dari kemampuan sekolah melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin, peduli terhadap sesama, mencintai budaya lokal, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat mendukung implementasi Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat.

Melalui gerakan tersebut, setiap hari pukul 18.00 – 19.30 WITA seluruh anak usia sekolah didorong memanfaatkan waktu untuk belajar, membaca, mengerjakan tugas, serta melakukan berbagai kegiatan literasi dan pengembangan diri.

Sementara itu, Kepala SMA Katolik St. Agustinus Tana Mali, Hironimus Ara Rate, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap sekolah yang dipimpinnya.

Ia menjelaskan bahwa SMA Katolik St. Agustinus Tana Mali didirikan pada 15 Juli 2023 dan saat ini memiliki 101 orang peserta didik. Menurutnya, kehadiran Gubernur sekaligus penyerahan izin operasional menjadi hadiah yang sangat bermakna bagi seluruh keluarga besar sekolah pada peringatan hari jadinya yang ketiga.

“Ini menjadi penyemangat bagi seluruh guru, siswa, dan yayasan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghadirkan layanan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat Lobu Ori, Pastor Paroki St. Agustinus Tana Mali RD. Yohanes Lede Ngongo, Ketua Yayasan Pendidikan Nusa Cendana RD. Marsel Pingge Lamunde, Komite Sekolah, serta perwakilan orang tua peserta didik.(*)