EXPONTT.COM, KUPANG – Randy Daud terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Kupang periode 2026-2031. Randy Daud yang merupakan kader muda, terpilih secara aklamasi dalam Musda VI DPD Partai Golkar Kota Kupang, Senin, 29 Juni 2026.
Pembukaan Musda dihadiri oleh sejumlah pimpinan partai tingkat Kota Kupang; para pimpinan cabang kecamatan dan kelurahan Partai Golkar se-Kota Kupang; Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja; Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis; Ketua KPU Kota Kupang dan Ketua Bawaslu Kota Kupang.
Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Kota Kupang, Heru Dupe, dalam pembukaan menyatakan musda yang digelar bukan sekedar agenda wajib partai, namun juga bagian dari memperkuat persaudaraan. “Kompertisi dalam memilih pemimpin adalah hal yang wajar dalam pemilihan pemimpin yang demokratis,” ujarnya.
Heru Dupe melaporkan, terdapat dua orang yang mendaftar dalam pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Kupang kali ini, yakni Randy Daud dan Viktor Haning. “Namun, setelah penjaringan oleh steering commite hanya satu orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai calon ketua yakni Randy Daud,” ujarnya.
Wali Kota Kupang, Serena Francis mengakui, Partai Golkar telah berkontribusi besar dalam pembangunan Kota Kupang dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah Kota Kupang. “Salah satu contohnya, lewat fraksi yang vokal bersuara untuk Kota Kupang. Terima kasih atas saran dan masukan yang disampaikan bagi kami,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya mengajak Partai Golkar untuk terus bersama-sama dengan pemerintah dalam membangun Kota Kupang. Dirinya berharap Musda Golkar Kota Kupang, bisa memberikan manfaat bagi Partai Golkar Kota Kupang dan masyarakat Kota Kupang pada umumnya.
Tugas dari Ketua Golkar Provinsi NTT
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Allain Niti Susanto, mengatakan, Partai Golkar memang saat ini membidik kader-kader muda dalam regenerasi sebagai pemimpin.
Kepada kepengurusan Partai Golkar Kota Kupang periode 2026-2031, Allain meminta agar segera melakukan musyawarah di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta melaksanakan pemutakhiran data di Sipol, sehingga semua data keanggotaan dan kepengurusan sesuai data yang terbaru
Kepengurusan yang baru juga ditugaskan untuk melakukan kaderisasi, untuk menjaring kader-kader muda dan potensial, serta menjaga soliditas dan kekompakan di dalam Partai Golkar. “Tidak boleh ada perpecahan atau faksi-faksi dalam Partai Golkar Kota Kupang,” ujarnya.
Allain Niti Susanto berharap, Partai Golkar Kota Kupang, bisa melaksanakan pendidikan politik secara struktur. “Kami harap ada Partai Golkar Kota Kupang dapat melaksanakan pendidikan politik yang terstruktur, seperti yang telah dilakukan Golkar Provinsi NTT, yaitu Golkar Academy yang telah dilaksanakan empat kali,” jelasnya.
Lebih lanjut, Allain meminta agar kepengerusan Partai Golkar Kota Kupang proporsional secara merata antara senior, kaum perempuan dan kaum muda sesuai yang diatur dalam Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 28 Tahun 2026.(*)




