EXPONTT.COM, KUPANG – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengajak seluruh kekuatan politik dan elemen masyarakat di Kota Kupang memperkuat kolaborasi dan bergotong royong dalam pembangunan.
Christian Widodo mengakui keberhasilan pembangunan Kota Kupang tidak dapat hanya dijalankan sendirian oleh pemerintah.
Hal itu disampaikan Christian Widodo saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2025–2030 di Hotel Harper Kupang, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, dibutuhkan sinergi antara partai politik, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.
“Kalau kita ingin melihat Kota Kupang semakin maju, maka kita harus berjalan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar Christian Widodo.
Christian Widodo juga menyampaikan apresiasi kepada Partai Hanura yang selama ini dinilai telah berkontribusi melalui berbagai gagasan, kritik yang konstruktif, serta pengabdian kader-kadernya dalam mendukung pembangunan di Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Di tengah tantangan anggaran dalam pembangunan, Christian Widodo menekankan bahwa semangat gotong royong menjadi modal utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Christian, semangat kebersamaan harus terus dijaga agar pemerintah, partai politik, tokoh agama, komunitas, dan masyarakat dapat bersinergi dalam menghadirkan kesejahteraan bagi warga Kota Kupang maupun Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menutup sambutannya, Christian mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Hanura NTT yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah secara profesional, transparan, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Perbedaan bukanlah penghalang untuk bekerja bersama. Ketika pemerintah, partai politik, tokoh agama, komunitas, dan masyarakat bersatu, maka cita-cita menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat akan semakin mudah diwujudkan,” pungkasnya.(*)




