Aspal dan Semen Langka, Sejumlah Proyek Jalan di NTT Terancam Gagal

Kadis PUPR Provinsi NTT, Benny Nahak / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Benny Nahak, mengungkapkan material aspal dan semen mengalami kelangkaan dalam beberapa pekan terakhir yang mengakibatkan para kontraktor mengalami hambatan dalam pengerjaan proyek di jalan provinsi.

Benny Nahak menyebut, sebagian besar kontraktor masih menunggu ketersediaan aspal untuk melanjutkan tahapan pekerjaan di lapangan.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi, rata-rata kontraktor masih memiliki waktu sekitar dua hingga tiga pekan untuk menyelesaikan pekerjaan hingga memasuki minggu ketiga Desember 2026.

“Kita berharap dalam satu sampai dua minggu ke depan aspal sudah tersedia. Beberapa kontraktor sudah memesan material dari Surabaya dan sekarang tinggal menunggu pengiriman,” ungkap Benny saat diwawancarai, Rabu, 4 November 2026.

Dirinya mengingatkan bahwa kontraktor tetap harus memperhatikan batas waktu pelaksanaan sebagaimana tercantum dalam kontrak kerja.

Apabila pekerjaan belum selesai sesuai masa kontrak, terdapat mekanisme pemberian kesempatan penyelesaian tambahan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, konsekuensi keterlambatan, termasuk pengenaan denda, tetap menjadi bagian dari aturan kontrak.

Benny Nahak menyebutkan terdapat 11 paket pekerjaan dengan pagu anggaran sebesar Rp 40 miliar di seluruh wilayah NTT.

Sejumlah pekerjaan berada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Sabu Raijua dan Sumba Barat Daya, sementara wilayah lainnya juga mendapatkan alokasi pekerjaan.

Jenis pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pemeliharaan berkala, pemeliharaan jalan, hingga rekonstruksi sesuai kebutuhan kondisi infrastruktur.

PUPR NTT berharap seluruh kontraktor dapat memanfaatkan waktu yang tersisa secara maksimal, mengantisipasi kendala pasokan material, serta mempercepat pekerjaan sebelum musim hujan semakin menghambat aktivitas konstruksi.(*)