Christian Widodo: Simfoni Persaudaraan GMIT Jadi Simbol Persatuan

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat memberikan sambutan di Pesta Paduan Suara Simfoni Persaudaraan GMIT, Rabu, 7 Oktober 2026 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Pesta Paduan Suara Simfoni Persaudaraan GMIT 2026 resmi bergulir. Pembukaan lomba paduan suara antar paduan suara se-NTT ini digelar di GMIT Center di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu, 7 Oktober 2026.

Pembukaan dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan para pendeta dari berbagai Klasis GMIT, Forkopimda dan Direktur Bank NTT.

Mengangkat tema “Menyanyikan Kasih Setia Tuhan Pada Segala Waktu”, Simfoni Persaudaraan GMIT yang perdana digelar ini diikuti oleh 23 paduan suara dari berbagai Klasis Sinode GMIT di seluruh NTT.

Lomba paduan suara akan diselenggarakan selama dua hari dengan juri tiga orang kelas tingkat nasional. Sementara di hari ketiga akan digelar simposium musik sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya di pembukaan menyebut Simfoni Persaudaraan GMIT 2026 sebagai simbol persatuan dalam hidup yang penuh perbedaan seperti yang dijalani seluruh warga Kota Kupang.

Dirinya menyebut persatuan yang terbentuk dalam paduan suara dimana ada suara bass, tenor, sopran dan alto yang berpadu menjadi satu simfoni yang indah.

“Jadi persatuan itu bukan menjadi sama, tetapi mampu berjalan bersama meskipun berbeda,” ungkap Christian Widodo.

Lebih lanjut dirinya menyebut perbedaan tidak menjadi penghalang dalam kehidupan bersama di Kota Kupang, malahan itu menjadi kekuatan dan jembatan. “Saya melihat pesta paduan suara bukan hanya seremoni. Ada simbol di sini, di dalam persatuan ada kemenangan,” tambahnya.

Kepada seluruh peserta, Christian Widodo mengucapkan selamat menjalani pesta paduan suara Simfoni Persaudaraan GMIT 2026.

Sementara itu, Ketua Panitia Simfoni Persaudaraan GMIT, Jeffry Pelt mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Wali Kota Kupang Christian Widodo yang telah memfasilitasi dan menghibahkan Rp100 juta kepada panitia penyelenggara.

Jeffry Pelt yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kota Kupang mengaku panitia sejak pertama kali terbentuk sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan Pemkot Kupang hingga pembukaan.