EXPONTT.COM, KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena menganjurkan para kepala daerah untuk datang ke Flores.
Melki Laka Lena menekankan pentingnya kehadiran langsung para pimpinan daerah di lapangan untuk merasakan secara nyata kondisi masyarakat terdampak bencana. Kehadiran fisik para pimpinan dinilai menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi warga pengungsi.
“Saya anjurkan semua kepala daerah pergi ke Flores untuk memberikan bantuan langsung di titik-titik lokasi terdampak, supaya bisa rasakan suasana dan kondisi di tengah masyarakat yang terdampak,” katanya saat memimpin Apel Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi NTT, bertempat di halaman Kantor Gubernur NTT, Kupang, Senin, 31 Agustus 2026.
“Mereka punya bahasa yang membuat terenyuh, ‘Kami sudah biasa susah. Kami sudah biasa miskin, kami sudah biasa menderita. Tapi yang kami butuhkan kehadiran pemimpin. Kehadiran orang yang ingin melihat kita’. Dan itu kata-kata yang jujur dari rakyat kita,” ungkap Melki Laka Lena.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki memberikan apresiasi khusus kepada Pemprov Bali dan NTB. Gubernur Lalu Muhamad Iqbal bahkan turun langsung menginap di posko dan menjadi salah satu pimpinan daerah pertama yang menerjunkan relawan serta menyalurkan bantuan logistik ke lokasi bencana.
Di hadapan seluruh jajaran pimpinan Perangkat Daerah dan ribuan ASN, Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan tim tanggap darurat sekaligus menginstruksikan langkah penanganan lanjutan yang komprehensif.
Menurutnya, aksi nyata solidaritas telah ditunjukkan oleh jajaran ASN Pemprov NTT. Melalui rangkaian kegiatan daerah, termasuk pameran pembangunan yang difokuskan sebagai ruang UMKM dan wadah penggalangan dana, telah terhimpun donasi sekitar Rp1,3 miliar. Hampir separuh dari total bantuan tunai tersebut merupakan kontribusi langsung dari para ASN dan pejabat Pemprov NTT.
“Kehidupan harus seperti itu. Kita tidak boleh semuanya ikut berduka dengan cara yang sama. Tapi kita bisa ikut merasakan duka Flores dengan cara kita, aktivitas kita buat normal seperti biasa, tapi spiritnya dalam konteks semangat solidaritas Flores,” ujarnya.
Gubernur Melki optimis bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi Flores dapat berlangsung lebih cepat dengan kolaborasi solid antara Pemerintah Pusat, Pemprov, Pemkab/Pemkot, ASN, serta seluruh lapisan masyarakat di dalam maupun luar negeri.
“Saya percaya, dengan semangat gotong royong seluruh ASN Pemprov NTT, dengan gotong royong bersama dengan kabupaten-kabupaten se-Flores yang terdampak dan juga dengan dukungan semua orang NTT, basudara semua di perantauan, pemulihan NTT khususnya di Flores ini akan kita buat lebih cepat,” jelasnya.
Pemprov NTT berkomitmen untuk memastikan seluruh proses penanganan tanggap darurat bencana dan pemulihan daerah berjalan transparan, terukur, dan tepat sasaran demi kebangkitan kembali seluruh masyarakat terdampak.(*)




