IIK BPJS Ketenagakerjaan Bantu Petani Manggarai, Selamatkan 800 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Tim IKK BPJS menyerahkan bantuan kepada warga untuk perbaikan irigasi sawah di Manggarai / foto: istimewa

EXPONTT.COM, RUTENG – Harapan warga Desa Papang dan Desa Ulubelang, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, untuk menyelamatkan sawah dari ancaman gagal panen mendapat dukungan dari Ikatan Istri Karyawan (IIK) BPJS Ketenagakerjaan.

IIK BPJS Ketenagakerjaan Manggarai menyalurkan bantuan donasi untuk mendukung perbaikan saluran irigasi yang rusak dan mengalami longsor pascagempa, Kamis, 3 September 2026.

Kerusakan irigasi tersebut mengganggu pasokan air ke persawahan. Lebih dari 800 hektare lahan pertanian terancam kekeringan dan gagal panen jika saluran tidak segera diperbaiki.

Kondisi itu menjadi kekhawatiran warga karena sebagian tanaman padi telah ditanam dan sangat bergantung pada ketersediaan air hingga masa panen.

Perwakilan IIK BPJS Ketenagakerjaan Manggarai, Suci Adlina Azmy, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana, khususnya petani yang menggantungkan hidup dari hasil pertanian.

“Kami melihat irigasi ini sangat penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan pertanian dan kehidupan sehari-hari. Kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk mendukung perbaikan saluran irigasi sehingga air bisa kembali mengalir ke persawahan warga,” ujar Suci.

Dana bantuan tersebut digunakan untuk membeli material perbaikan mulai dari semen, pasir, batu, besi dan pipa, serta kebutuhan teknis dan operasional selama proses pengerjaan.

IIK BPJS Ketenagakerjaa berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat mempertahankan lahan pertanian mereka dari ancaman kekeringan dan gagal panen.

“Harapan kami, bantuan yang disalurkan melalui donasi ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores. Ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar IIK BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia.

Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita dalam proses pemulihan,” kata Suci Adlina Azmy.

Tokoh masyarakat setempat, Kanisius Gambu, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, kerusakan irigasi selama ini menjadi sumber keresahan warga karena dapat mengancam hasil panen.

“Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Selama ini kami sangat resah karena takut gagal panen. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya kami punya harapan irigasi bisa diperbaiki dan air kembali mengalir ke sawah kami,” katanya.

Ia menegaskan masyarakat siap bergotong royong dalam proses perbaikan.“Kami masyarakat siap bekerja bersama. Bantuan yang diberikan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya. Harapan kami, irigasi ini segera diperbaiki sehingga air kembali mengalir dan sawah masyarakat bisa diselamatkan,” ujarnya.

Bagi warga Papang dan Ulubelang, perbaikan irigasi bukan sekadar memulihkan saluran air. Infrastruktur tersebut menjadi penentu keberlangsungan pertanian dan sumber penghidupan ratusan keluarga.(*)