EXPONTT.COM – Perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak gempa bumi juga menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang dilakukan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT).
Kali ini, bantuan pendidikan disalurkan kepada siswa-siswi SD Roworena 2, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.
Bantuan tersebut berupa 70 stel seragam sekolah untuk para murid di sekolah tersebut, 93 pasang sepatu sekolah serta 70 tas sekolah.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak yang terdampak bencana, sehingga aktivitas belajar mereka tetap dapat berjalan di tengah situasi pemulihan pascagempa.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Karolog Polda NTT Kombes Pol. Didi Wahyudi, S.I.K., M.M., mengatakan jajaran Polri terus memastikan bantuan yang tersedia dapat segera bergerak dari gudang logistik dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.
“Polri terus berupaya memastikan bantuan yang tersedia dapat segera diterima masyarakat terdampak. Distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan di lapangan, termasuk memenuhi kebutuhan dasar warga maupun perlengkapan pendidikan bagi anak-anak,” ujar Kombes Pol. Didi.
Ia menegaskan, kebutuhan anak-anak menjadi salah satu perhatian dalam proses penanganan pascabencana.
Selain kebutuhan dasar seperti makanan dan perlengkapan sehari-hari, keberlangsungan pendidikan juga perlu mendapat perhatian agar anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan kembali menjalani aktivitas sekolah secara normal.
Penyaluran seragam, sepatu dan tas sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan anak-anak terdampak bencana tetap mendapatkan dukungan dalam melanjutkan pendidikan.
Bagi para siswa SD Roworena 2, bantuan tersebut bukan sekadar perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian di tengah masa pemulihan yang masih berlangsung.(*)




