Izhak Rihi Bantah Minta Damai, Fransisco Bessi Tegaskan Siap Hadapi Laporan Bildad Thonak

Bildad Thonak, Fransisco Bessi dan Izhak Rihi / gambar: ExpoNTT

EXPONTT.COM, KUPANG – Kuasa Hukum Izhak Rihi, Fransisco Bessi membantah kliennya meminta damai dengan pengacara Bildad Thonak terkait laporan dugaan penipuan.

Menurut Fransisco Bessi, pengacara senior John Rihi yang berinisiatif melakukan mediasi antara Izhak Rihi dan Bildad Thonak saat jadwal pemeriksaan di Polda NTT Senin 10 Agustus 2026 lalu. Namun inisiatif tersebut tidak terealisasi.

“Tidak ada permintaan damai dari klien saya Izhak Rihi terhadap Bildad Thonak. Kami hari senin itu sudah siap memberikan keterangan, tapi inisiatif dari senior saya John Rihi mau mempertemukan Izhak dan Bildad. Akhirnya berita dipelintir,” jelasnya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Fransisco Bessi Tidak Takut, Kantongi Data Lengkap

Terkait pokok persoalan yang dilaporkan Izhak Rihi, Fransisco Bessi menjelaskan, pihaknya telah mengantongi enam poin pernyataan Afidavit dari John Rihi yang mengetahui persis kronologi persoalan antara Izhak Rihi dan Bildad Thonak.

“Di poin lima yang mengatakan bahwa pengembalian uang tersebut diakui saudara Bildad Thonak dilakukan karena saudara Bildad Thonak tidak menjalankan kewajiban hukumnya, tidak mengurus upaya hukum banding dan atau kasasi milik Izhak Rihi sebagaimana mestinya,” kata Fransisco Bessi.

Dirinya mengungkapkan, poin-poin tersebut akan dibawa pihaknya ke pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Bildad Thonak yang akan dilaksanakan Kongres Advokat Indonesia (KAI). “Nanti ceritanya akan jadi terang,” tambah Fransisco.

Lebih lanjut, terkait Rp200 juta yang dikembalikan Bildad Thonak kepada Izhak Rihi merupakan inisiatif Bildad Thonak usai kalah dalam perkara Izhak Rihi yang ditanganinya.

“Pengembalian Rp200 juta itu perlu saya garis bawahi, Itu permintaan Bildad sendiri. Kalau uang jasa lawyer, sepengetahuan saya, mana bisa dikembalikan. Karena itu hak saya. Karena saya kerja, dan saya dibayar secara profesional,” jelasnya.

Fransisco Bessi menyebut, Bildad Thonak kala itu menjanjikan kemenangan kepada Izhak Rihi hingga tingkat pengadilan di Mahkamah Agung (MA) dan mengaku mengenal hakim MA serta Ketua Pengadilan Negeri.

Hal itu, lanjut Fransisco Bessi, terungkap dalam percakapan Whatsapp antar keduanya yang akan diaudiuji forensik.

Bukti percakapan Izhak Rihi dan Bildad Thonak.

“Jadi bagaimana bisa katakan kami minta damai dan takut, sedangkan data kami lengkap. Semua ini (data) sudah kami ajukan ke Dewan Kehormatan KAI,” ujarnya.

Pihaknya menitik beratkan proses kode etik terlebih dahulu karena persoalan ini menyangkut dugaan pelanggaran profesi lawyer yang dilakukan Bildad Thonak.

“Kalau etik terbukti, maka pidana terbukti. Tetapi pidana terbukti, belum tentu etik terbukti. Makanya kami mulai dari etik. Karena Bildad waktu itu menjanjikan kemenangan untuk Izhak Rihi. Bukan uang jasa lawyer,” jelas Fransisco Bessi.

Sementara terkait laporan Bildad Thonak terhadap kliennya, Fransisco Bessi mengaku siap menghadapi laporan tersebut

“Soal laporan Bildad terhadap Izhak Rihi di Polresta Kupang Kota, justru membuat perkara ini menjadi terang. Karena data semua ini akan masuk di sana. kita siap hadapi di Polda NTT, Polresta Kupang Kota dan juga di etik supaya masyarakat tahu,” pungkasnya.(*)