EXPONTT.COM, MBAY – Rolin Kopa, warga asal Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Ngada dan Nagekeo menyusul polemik video yang viral di media sosial dan sempat memicu kegaduhan di kedua daerah tersebut.
Permohonan maaf itu disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di sejumlah platform media sosial, Jumat, 30 Oktober 2026.
Pada hari yang sama, kedua belah pihak juga menggelar pertemuan perdamaian di Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut dihadiri keluarga besar dari pihak Ngada dan Nagekeo yang berada di Jakarta.
Dalam pernyataannya, Rolin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta keluarga besar Ngada dan Nagekeo atas informasi yang beredar dan menjadi perhatian publik.
“Kami memohon maaf atas berbagai informasi viral baru-baru ini, kepada keluarga Ngada dan Nagekeo,” ujar Rolin.
Ia juga berharap para pegiat media sosial di kedua kabupaten dapat menyikapi persoalan tersebut secara bijaksana dan tidak memperpanjang polemik.
Rolin meminta agar tidak ada lagi framing maupun penyebaran informasi yang tidak benar dengan mengaitkan atau melibatkan pihaknya, terlebih setelah kedua keluarga besar sepakat menempuh jalan perdamaian.
Perdamaian tersebut diharapkan mengakhiri polemik yang berkembang di media sosial sekaligus memulihkan hubungan kekeluargaan dan persaudaraan masyarakat Ngada dan Nagekeo.
Sebagai dua kabupaten bertetangga di Pulau Flores, Ngada dan Nagekeo memiliki hubungan sosial, budaya, dan kekerabatan yang erat. Karena itu, masyarakat kedua daerah diharapkan menghormati kesepakatan perdamaian serta tidak menyebarkan informasi yang berpotensi memicu kesalahpahaman baru.(***)




