EXPONTT.COM, KUPANG – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan mengambil sumpah PNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis, 16 Juli 2026.
Sebanyak 94 orang menerima SK Pengangkatan sebagai PNS Formasi Tahun 2024. Mereka terdiri atas 56 tenaga teknis, 20 tenaga kesehatan, dan 18 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan, pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil awal pengabdian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“SK yang saudara terima bukan sekadar dokumen pengangkatan, tetapi sebuah amanah. Sumpah yang saudara ucapkan bukan hanya rangkaian kata-kata, melainkan janji kepada Tuhan, kepada negara, kepada masyarakat, dan kepada hati nurani saudara sendiri,” tegasnya.
Menurut Serena, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar memperoleh status sebagai pegawai pemerintah, tetapi memilih jalan hidup sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, ASN dituntut mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi warga.
“Masyarakat mungkin tidak mengenal nama kita, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana kita memperlakukan mereka. Ketika masyarakat datang membawa kesulitan, ASN harus hadir memberikan solusi, bukan menambah kerumitan,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Kupang tetap berpegang pada filosofi “To Govern is To Serve” atau memerintah adalah melayani. Filosofi tersebut menjadi landasan dalam membangun pelayanan publik yang cepat, mudah, profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Serena juga mengingatkan seluruh PNS yang baru diangkat agar terus mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, meningkatkan kompetensi, menguasai perkembangan teknologi, serta membangun budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif di tengah dinamika birokrasi.
Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang terus berupaya mewujudkan birokrasi yang profesional, bersih, cepat, dan melayani. Keberhasilan reformasi birokrasi, kata dia, tidak hanya bergantung pada kepala daerah, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang diberikan setiap ASN kepada masyarakat.
“Kami membutuhkan ASN yang mampu bergerak cepat, mampu menerjemahkan program pemerintah menjadi pelayanan nyata bagi masyarakat. Jangan menjadi bagian dari masalah birokrasi, tetapi jadilah bagian dari solusi. Bangun budaya kolaborasi, bukan sekat antarbagian,” ujarnya.
Serena mengajak seluruh PNS yang baru dilantik untuk menjaga integritas, memegang teguh sumpah jabatan, serta menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada masyarakat.
“Mari bekerja bukan hanya untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat. Karena pada akhirnya, kualitas birokrasi akan diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh warga,” pungkasnya. (*)




