EXPONTT.COM, KUPANG – Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Turnamen Tenis Lapangan Piala NTT 2026.
Ajang yang dihelat dari tanggal 18 hingga 21 Juni 2026 ini merupakan upaya PELTI NTT untuk menyediakan wadah bagi para pehobi tenis dan juga sebagai langkah untuk menjaring para atlet muda mewakili NTT menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT Tahun 2028 mendatang.
Turnamen yang didukung penuh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementrian Pariwisata (Kemenpar) ini dihelat di empat lapangan di Kota Kupang, yakni di Lapangan Bulog, Lapangan Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwalilan NTT, Lapangan PU dan Lapangan Bank Indonesia.
Turnamen Tenis Lapangan Piala NTT yang mempertandingkan 11 kelas dalam tiga kategori ini diikuti oleh total 203 peserta dari seluruh daerah di NTT dan juga di ikuti peserta delegasi dari negara tetangga Timor Leste.
Turnamen Tenis Lapangan Piala NTT menjadi ajang kejuaraan daerah paling bergengsi di NTT dengan total hadiah Rp.60 juta.
Ketua PELTI NTT, Rudy Basuki, S.E., M.M. menyebut, turnamen ini merupakan langkah serius PELTI NTT dalam mengahadapi PON 2028 sekaligus menjadi ajang pembinaan bibit-bibit muda petenis lapangan di NTT.
Keseriusan PELTI NTT terlihat dari Kategori Tunggal Putra/Putri yang mempertandingan sebanyak enam kelas kelompok umur, mulai dari usia 8-18 tahun.
“Dari kejuaraan daerah ini, nanti anak-anak yang punya potensi akan kita kumpulkan, kita satukan dalam satu program untuk persiapan menghadapi kejuaraan nasional dan PON 2028,” jelas Rudy Basuki, saat diwawancarai di Lapangan Tenis Bulog, Jumat, 19 Juni 2026.
Ketua PELTI NTT menyebut, dalam empat tahun terakhir terjadi lonjakan jumlah peminat olahraga tenis lapangan di NTT. “Ini buat kita bersemangat, dan para pelatih juga banyak mengorbitkan bibit-bibit muda. Puji Tuhan kita sudah on the track,” ungkap Rudy.
Dengan banyaknya peminat dan bibit-bibit muda tenis lapangan di NTT, PELTI NTT saat ini sudah bisa menjalankan program-program jangka panjang PELTI Pusat, salah satunya yakni pembinaan usia dini yang akan dilakukan oleh para pelatih di Pengurus Cabang PELTI di kabupaten/kota.
“Ini dedikasi untuk NTT kita tercinta, kita punya semangat yang sama untuk membangun olahraga tenis di NTT,” kata Rudy.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Tenis Lapangan Piala NTT 2026, Luther Kana, menjelaskan, terdapat 11 kelas dalam tiga kategori yang dipertandingan di Piala NTT.
Di Kategori Tunggal Junior Putra/Putri terdapat enam kelas yang dipertandingkan, yakni:
– Kelompok usia 6-8 tahun
– Kelompok usia 6-10 tahun
– Kelompok usia 11-12 tahun
– Kelompok usia 12-14 tahun
– Kelompok usia 14-16 tahun
– Kelompok usia 16-18 tahun
Kemudian kategori kedua yakni, Ganda Pemula Putra/Putri.
Kategori ketiga Beregu Ganda yang mempertandingkan lima kelas:
– Ganda Open
– Ganda Putra 110 Tahun (55)
– Ganda Putra 100 Tahun (45)
– Ganda Mix (pa 45)
– Ganda 80 Tahun (30)
(*)




