Simponi Musik Gerejawi Sinode GMIT Digelar Oktober 2026 di Kupang

Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt Samuel Pandie bersama Sekda Kota Kupang, Jeffry Pelt selalu Ketua Penyelenggara Simponi Musik Gerejawi tingkat Sinode GMIT saat jumpa pers, Selasa, 14 Juli 2026 / foto: Gorby Rumung

EXPONTT.COM, KUPANG – Gereja Injili Masehi di Timor (GMIT) dijadwalkan akan menggelar Simponi Musik Gerejawi tingkat Sinode GMIT, pada 6-9 Oktober 2026 di GMIT Center Kota Kupang. Kegiatan merupakan yang perdana digelar dan ajang unjuk gigi para jemaat dari 2.084 jemaat dari 57 klasis Sinode GMIT.

Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie, mengatakan selain untuk menemukan bakat-bakat baru, kegiatan juga digelar untuk meningkatkan kualitas nyanyian gereja terutama dalam liturgi di gereja.

“Gereja sangat menyadari, gereja hidup karena nyanyian yang merupakan ciri khas gereja,” katanya saat jumpa pers, Selasa, 14 Juli 2026.

Dirinya berharap, seluruh klasis dan jemaat terlibat dalam gelaran akbar ini. “Karena yang kita lakukan ini adalah hal esensi dan panggilan kita sebagai gereja di tengah dunia ini,” kata Pdt. Samuel Pandie.

Ketua Majelis Sinode GMIT dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan gelaran ini.

“Kita sangat bersyukur Pak Wali Kota Kupang dan jajaran Pemkot Kupang sebagai sahabat dan mitra memberikan apresiasi yang serius terhadap kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum Penyelenggara Simponi Musik Gerejawi Sinode GMIT, Jeffry Pelt, menyebut, hingga saat ini panitia yang telah terbentuk sudah melakukan sejumlah rapat persiapan.

Sekda Kota Kupang ini menjelaskan, terdapat dua kategori yang dilombakan dalam Simponi Musik Gerejawi yakni Kategori Campuran dengan membawakan tiga lagu dan Kategori Etnis Rohani dengan membawakan lagu dengan bahasa daerah.

Yang menarik di kategori campuran, terdapat satu lagu wajib yang dibawakan peserta berjudul “Allah yang Setia” yang merupakan ciptaan Ketua Majelis Sinode GMIT.

Jeffry Pelt menyebut, penyelenggara menghadirkan tim juri penilai dari Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparwi) Nasional. “Jadi standar penilaiannya sudah tingkat nasional,” tambahnya.

Terkait pendaftaran peserta, Jeffry Pelt mengatakan, pendaftaran peserta dapat dilakukan sdcara daring atau online. “Penyelenggara juga telah membagikan link-link pendaftaran,” jelasnya.

Labih lanjut, Jeffry Pelt mengatakan, demi melancarkan terselanggaranya Simponi Musik Gerejawi Sinode GMIT pada bulan Oktober, penyelenggara tengah menjadwalkan audiens dengan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dam Gubernur NTT, Melki Laka Lena.

“Kita juga akan segera lakukan audiens dengan Polres Kupang Kota, untuk kita libatkan terkait keamanan dan arus kendaraan saat penyelenggaraan,” ujarnya.

Simponi Musik Gerejawi tingkat Sinode GMIT diperkirakan akan melibatkan 100 peserta dengan jumlah lebih dari 1.000 penyanyi.(*)