EXPONTT.COM – Di tengah luasnya wilayah terdampak gempa bumi Flores, tidak semua warga yang mengungsi berada di posko-posko besar yang mudah terpantau. Sejumlah masyarakat memilih bertahan di posko mandiri yang dibangun dan dikelola secara swadaya, namun masih minim mendapatkan bantuan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Dipo Center Peduli. Lembaga yang menjadi wadah kepedulian sosial tersebut menyalurkan bantuan dengan menyasar sejumlah posko mandiri yang dinilai masih membutuhkan dukungan di tengah masa tanggap darurat bencana.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dipo Nusantara Pua Upa, terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores.
Penyaluran bantuan sengaja tidak hanya diarahkan ke posko-posko besar, tetapi juga ke lokasi pengungsian yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan warga yang berada di luar pusat distribusi bantuan tetap mendapat perhatian.
Perwakilan Dipo Center Peduli, Muslim Pua Saba, mengatakan pihaknya berupaya melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan dan memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang masih membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Dipo Nusantara Pua Upa kepada masyarakat korban gempa. Kami menyasar posko-posko mandiri karena masih ada warga yang membutuhkan bantuan dan belum banyak mendapatkan perhatian,” kata Muslim.
Penuhi Kebutuhan Dasar Warga
Bantuan yang disalurkan berupa sejumlah kebutuhan dasar, di antaranya beras, telur, air mineral, serta popok untuk lansia.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masih bertahan di posko pengungsian. Selain kebutuhan pangan, perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia yang membutuhkan perlengkapan khusus selama berada dalam situasi bencana.
Dipo Center Peduli berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Muslim mengakui bantuan yang disalurkan belum mampu menjangkau seluruh masyarakat terdampak. Luasnya wilayah terdampak gempa yang mencakup hampir tujuh kabupaten di Flores menjadi salah satu tantangan dalam pendistribusian bantuan.
“Kami menyadari bahwa belum semua masyarakat terdampak dapat kami sentuh. Wilayah yang terdampak cukup luas, hampir mencakup masyarakat di tujuh kabupaten. Karena itu, apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian kecil dari upaya untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.
Jangan Biarkan Posko Mandiri Terlewat
Menurut Muslim, keterbatasan dalam menjangkau seluruh wilayah tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan gerakan kemanusiaan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus mendorong semakin banyak pihak untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong.
Sebab, dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat tidak selalu berada di lokasi yang menjadi pusat perhatian. Posko mandiri yang jauh dari pusat distribusi bantuan berpotensi luput dari pemantauan, meski warga di dalamnya menghadapi kebutuhan yang sama.
Karena itu, Dipo Center Peduli menilai penyaluran bantuan secara langsung ke posko mandiri penting dilakukan agar bantuan tidak hanya terkonsentrasi pada lokasi tertentu.
Bagi Dipo Center Peduli, setiap warga terdampak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan.
Selain bantuan material, kehadiran relawan maupun kelompok masyarakat di tengah warga juga dinilai memiliki arti penting. Warga yang sedang menghadapi ketidakpastian pascabencana membutuhkan dukungan moral dan keyakinan bahwa mereka tidak sendirian.
Dorong Solidaritas Lebih Luas
Dipo Center Peduli mendorong gerakan kemanusiaan serupa terus dilakukan berbagai elemen masyarakat, organisasi sosial, pemerintah maupun pihak lainnya.
Dengan luasnya wilayah terdampak, penanganan bencana tidak mungkin hanya mengandalkan satu atau dua pihak. Dibutuhkan kerja bersama agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata, termasuk mereka yang berada di posko-posko mandiri.
Aksi tersebut juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak harus menunggu bantuan dalam skala besar. Bantuan sederhana yang diberikan secara tepat sasaran dapat memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Bukan Sekadar Bantuan
Bagi Dipo Center Peduli, aksi kemanusiaan tersebut bukan semata-mata tentang bantuan berupa barang. Kehadiran langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk solidaritas kepada warga yang sedang menghadapi musibah.
Di tengah kondisi pascabencana, warga membutuhkan dukungan untuk kembali menata kehidupan. Kehadiran berbagai pihak yang datang langsung ke posko dapat menjadi penguat sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat.
Dipo Center Peduli berharap langkah tersebut menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang lebih luas di Flores. Semangat gotong royong, kepedulian dan solidaritas diharapkan terus tumbuh agar masyarakat terdampak gempa tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit.
Bagi Dipo Center Peduli, membantu masyarakat bukan hanya tentang seberapa besar bantuan yang dapat diberikan, tetapi juga tentang keberanian untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.(*)




