KKSS NTT Salurkan Bantuan Rp150 Juta untuk Korban Gempa Flores

EXPONTT.COM, KUPANG – Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Nusa Tenggara Timur (BPW KKSS NTT) menyalurkan bantuan sebesar Rp150 juta untuk membantu warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

Bantuan dalam bentuk uang tunai tersebut dihimpun dari donasi para pengurus KKSS, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana.

Bantuan tahap pertama tersebut dijadwalkan dibawa langsung ke Flores pada Kamis, 3 September 2026.

Ketua BPW KKSS NTT, Haji Darwis, mengatakan, total donasi Rp150 juta tersebut berasal dari Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, BPW KKSS Gorontalo dan BPW KKSS NTT.

“Kita buka donasi, saat ini total donasi Rp150 juta. Dari Ketua BPP Pak Amran Sulaiman Rp50 juta, kemudian dari BPW Gorontalo, ketuanya Pak Haji Jaenal Mappe Rp50 juta,” jelas H. Darwis saat diwawancarai di Sekretariat KKSS NTT, Kupang, Selasa, 1 September 2026.

Gerakan peduli gempa Flores yang digaungkan BPW KKSS NTT mendapat respon positif dari BPW KKSS Gorontalo dengan ikut berdonasi Rp50 juta / foto: Gorby Rumung

Ia mengatakan, BPW KKSS NTT telah berkoordinasi dengan pengurus KKSS di Ende, Nagekeo dan sejumlah wilayah terdampak gempa di Flores untuk memastikan bantuan disalurkan sesuai kebutuhan warga.

“KKSS di Ende sudah mulai aksi di sana dengan menyalurkan bantuan sembako kurang lebih 200 paket,” ujarnya.

Menurut H. Darwis, bantuan tunai tersebut nantinya disalurkan melalui KKSS di Ende untuk diteruskan ke sejumlah titik pengungsian.

Pengurus KKSS di daerah juga telah melakukan pendataan terhadap titik-titik pengungsian serta kebutuhan warga terdampak.

“Nanti Pak Wakil Ketua dan Bendahara BPW KKSS NTT yang akan bawa. Dijadwalkan pesawat hari Kamis tiba di Ende, setelahnya baru ke daerah-daerah terdampak gempa,” jelasnya.

Bantuan Dibelanjakan di Flores

H. Darwis menjelaskan, keputusan untuk memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai dilakukan dengan pertimbangan agar bantuan dapat dibelanjakan langsung di wilayah Flores dan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di setiap pos pengungsian.

“Dan juga supaya ada perputaran uang di sana. Tujuan kita seperti itu,” ujarnya.

Selain menghimpun donasi, KKSS NTT juga bekerja sama dengan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) NTT untuk menyalurkan bantuan kebutuhan warga terdampak gempa di Flores.

H. Darwis berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan warga yang terdampak bencana.

“Kita sama-sama berdoa. Kita ini sudah daerah tertinggal, kena musibah lagi. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa meringankan saudara-saudara kita di Flores,” ungkapnya.

Ajak Warga Sulawesi Selatan Bergerak

Dalam kesempatan tersebut, H. Darwis juga mengajak seluruh warga Sulawesi Selatan, baik yang berada di NTT maupun di berbagai daerah di Indonesia, untuk ikut bergerak membantu masyarakat Flores.

Menurutnya, musibah yang terjadi di Flores merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari berbagai pihak.

“Kami mengajak seluruh warga Sulawesi Selatan di mana pun berada untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di Flores,” ajaknya.

Ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk memberikan bantuan, sehingga kebutuhan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi dan warga terdampak dapat segera bangkit serta kembali menjalani kehidupan secara normal.(*)