Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Setiap manusia, siapapun dia, tanpa Tuhan kita bukan siapa-siapa. Bahwa kemampuan, bakat, skill yang dimiliki adalah anugerah dari Tuhan.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 9: 1 – 6, yakni Yesus mengutus kedua belas rasul. Para saudaraku,
Yesus memanggil para murid bukan karena mereka sudah hebat, melainkan karena Ia hendak memampukan mereka. Mereka hanyalah orang biasa, nelayan sederhana, pemungut cukai yang dibenci, pribadi dengan segala keterbatasan. Tetapi Yesus memberi mereka kuasa, lalu mengutus mereka tanpa bekal, agar mereka belajar bersandar sepenuhnya kepada-Nya. Inilah pesan yang sering kita lupakan: kemampuan, talenta, bakat, dan skill bukanlah hasil usaha semata, melainkan anugerah Tuhan. Dunia modern mendorong kita untuk merasa serba bisa, serba mandiri, bahkan serba hebat. Kita bangga dengan prestasi, karier, dan pencapaian, seolah semuanya lahir dari diri sendiri. Padahal, napas yang kita hirup pun adalah pemberian. Tanpa Tuhan, kita tidak bisa apa-apa. Kerendahan HATI berarti mengakui bahwa semua berasal dari Tuhan. Orang yang rendah HATI tidak perlu membuktikan diri hebat, karena ia tahu Tuhanlah sumber kekuatan. Ia tidak gentar menghadapi tugas besar, sebab percaya bahwa Tuhan yang memanggil juga yang menyertai.
Pesan Untuk Kita
Para saudaraku, hari ini, mungkin kita merasa lemah, tidak cukup, atau tidak layak. Jangan takut. Tuhan tidak menunggu kita mampu, Ia memampukan orang yang dipanggil-Nya. Maka melangkahlah dalam IMAN. Biarkan kuasa-Nya bekerja melalui keterbatasan kita. Jangan sombong dengan apa yang kita punya, sebab semuanya titipan. Jangan gentar dengan apa yang kita hadapi, sebab Tuhan yang memampukan kita senantiasa menyertai sampai akhir zaman. Amin.
Pertanyaan Refleksi
1. Dalam hal apa saja saya masih lebih mengandalkan kekuatan diri sendiri daripada kuasa Tuhan?
2. Bagaimana saya bisa lebih jujur mengakui bahwa talenta, bakat, dan keberhasilan saya hanyalah titipan Tuhan, bukan milik pribadi untuk dibanggakan?
3. Di tengah dunia yang menuntut serba hebat, bagaimana saya dapat tetap rendah hati dan berani melangkah, percaya bahwa Tuhanlah yang memampukan saya?
Selamat berefleksi 🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan Yesus, Engkaulah sumber segala kuasa dan kemampuan kami. Kami bersyukur atas talenta, bakat, dan kesempatan yang Kau titipkan. Jauhkanlah kami dari kesombongan, ajarlah kami untuk selalu rendah HATI, dan ingatkanlah bahwa tanpa Engkau kami tidak bisa apa-apa.Bimbinglah langkah kami dalam setiap tugas dan perutusan, agar melalui kelemahan kami, kuasa-Mu nyata bekerja. Kami percaya, Engkau yang memanggil juga yang memampukan. Amin.




