EXPONTT.COM, KUPANG – Leo Lata Open, pengacara Pengurus dan Pengawas Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari yang dipimpin Yohanes Sason Helan, meminta Wilem Geri dan pihak-pihak terkait menghentikan polemik mengenai keabsahan kepengurusan koperasi tersebut.
Leo menegaskan, Yohanes Sason Helan, Ambrosius Pan, beserta jajaran pengurus dan pengawas telah sah secara hukum. Menurutnya, keabsahan tersebut telah diakui negara melalui Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum.
Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Nomor 13 Tahun 2025, pengesahan badan hukum dan administrasi kepengurusan koperasi berada dalam kewenangan Kementerian Hukum.
“2025 ke bawah itu dulu SK-nya Menteri Koperasi, tetapi setelah dikeluarkan Peraturan Menteri Hukum Nomor 13 Tahun 2025, semua badan hukum itu wajib didaftarkan di Kementerian Hukum. Jadi, berhenti berpolemik tentang sah tidaknya kepengurusan,” tegas Leo, Selasa, 13 Oktober 2026.
Terkait terhambatnya pencairan dana Kopdit Swasti Sari, Leo menyebut dua spesimen tanda tangan untuk transaksi pencairan dana di bank masih berada pada mantan General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari, Imelda Anin dan Theresia Pakae.
Menurut Leo, keduanya belum kooperatif dalam membantu proses administrasi keuangan koperasi di sejumlah bank tempat dana anggota disimpan.
Ia mengatakan, Ketua Pengurus Yohanes Sason Helan bersama Pelaksana Tugas (Plt.) GM Ardi Tapobali telah berulang kali berupaya menghubungi keduanya, termasuk mendatangi kediaman mereka. Namun, upaya tersebut, menurut Leo, belum membuahkan hasil.
“Berulang kali Ketua Pengurus Sason Helan dan Plt. GM Pak Ardi Tapobali melakukan upaya, ke rumah, ditelepon, tetapi selalu ditolak,” ujarnya.
Sementara itu, terkait gugatan mengenai keabsahan kepengurusan yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Kupang, Leo menyatakan pihaknya telah menyiapkan seluruh dokumen dan bukti untuk menghadapi persidangan.
Ia juga memastikan para tergugat akan hadir dalam sidang yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.
“Untuk sidang tanggal 22 ini, para tergugat akan hadir semua,” pungkasnya.(*)




