Tokoh Peternak Sumba Timur Serukan Perlawanan terhadap Eksploitasi Ilegal Kuda Sandelwood

Stefanus Pekuwali, Tokoh Masyarakat sekaligus Pelaku Usaha Peternakan Hewan Besar di Sumba Timur / foto: ist
Stefanus Pekuwali, Tokoh Masyarakat sekaligus Pelaku Usaha Peternakan Hewan Besar di Sumba Timur / foto: ist

EXPONTT.COM, SUMBA TIMUR – Stefanus Pekuwali, Tokoh Masyarakat sekaligus Pelaku Usaha Peternakan Hewan Besar di Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, mengajak seluruh peternak lokal untuk bersama-sama menolak praktik eksploitasi ilegal terhadap Kuda Sandelwood.

Menurutnya, maraknya pengiriman ternak non-prosedural, manipulasi dokumen, penjualan indukan betina produktif, serta pengapalan kuda yang belum cukup umur dan berat, mengancam keberlanjutan populasi kuda endemik kebanggaan Sumba.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap upaya manipulasi administrasi di lapangan. Menjual betina produktif dan memalsukan dokumen hanya demi keuntungan sesaat adalah tindakan yang merusak masa depan peternakan kita sendiri,” tegas Stefanus Pekuwali saat ditemui di kawasan sentra peternakan Pandawai.

Beliau menekankan bahwa regulasi yang dikeluarkan pemerintah daerah harus didukung penuh demi menjaga kelestarian plasma nutfah Kuda Sandelwood sekaligus menciptakan harga yang lebih adil bagi peternak.

Komitmen Edukasi dan Pengawasan Mandiri

Stefanus Pekuwali berkomitmen menggunakan pengaruhnya untuk mengedukasi peternak tradisional agar tidak terjebak dalam praktik ijon dan bujuk rayu spekulan ilegal.