100 % Katolik, 100 % Indonesia

Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apakah Anda sadar bahwa Anda memiliki kewargaan ganda, yakni Surga dan dunia. Oleh karena itu, kita pun memiliki hak dan kewajiban.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 12: 13 – 17, yakni tentang membayar pajak kepada Kaisar. Para saudaraku, bacaan Injil hari ini, menampilkan jebakan licin: pertanyaan tentang boleh membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Jawaban Yesus membongkar cara pandang sempit itu: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”Sabda ini menegaskan bahwa hidup manusia berjalan dalam dua ruang sekaligus: ruang dunia dan ruang Ilahi. Koin bergambar Kaisar, maka kembalikanlah kepada Kaisar. Tetapi HATI bergambar Allah, maka serahkanlah sepenuhnya kepada Allah.Inilah yang dihidupi Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ: “Saya 100% Katolik, dan saya 100% Indonesia.” Ungkapan ini bukan kompromi, melainkan kesaksian IMAN dan NASIONALISME yang utuh. Karena ia setia sepenuhnya kepada Kristus, ia pun setia sepenuhnya kepada tanah air. Oleh karena itu, sebagai warga Gereja Katolik, kita dipanggil untuk: Mengasihi Allah dengan doa, ibadat, ekaristi, dan hidup yang kudus. Namun tidak berhenti di Altar Kapela atau Gereja, melainkan kita harus menjadi saksi IMAN yang JUJUR, penuh KASIH, dan BERANI. Kita juga harus memberikan HATI yang bergambar Allah tanpa terbagi. Sebagai warga Indonesia, kita dipanggil untuk: Membayar pajak dengan JUJUR dan TAAT hukum. Juga kita harus menggunakan hak pilih demi kebaikan bersama (bonum commune). Juga kita harus berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa dengan talenta dan karya nyata sesuai profesi, jabatan atau amanah yang diberikan kepada kita masing-masing. Dengan demikian, ketaatan kepada Allah tidak pernah bertentangan dengan cinta tanah air. Justru IMAN yang utuh melahirkan NASIONALISME yang sejati. Menjadi Katolik sepenuhnya berarti juga menjadi Indonesia sepenuhnya.

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku, berikanlah koin kepada Kaisar, dan berikanlah hatimu kepada Allah. Maka engkau akan hidup sebagai manusia yang utuh, 100% Katolik dan 100% Indonesia. Dengan demikian, imanmu menjadi BERKAT bagi Gereja, dan cintamu menjadi CAHAYA bagi bangsa. Amin.

Pertanyaan Refleksi

1. Sudahkah hati yang bergambar Allah sepenuhnya saya serahkan kepada-Nya, tanpa terbagi oleh ambisi duniawi?
2. Apakah saya sudah jujur membayar pajak, taat hukum, dan menggunakan hak pilih demi kebaikan bersama?
3. Apakah hidup saya sungguh mencerminkan 100% Katolik sekaligus 100% Indonesia, sehingga iman saya menjadi berkat bagi Gereja dan bangsa?

Selamat berefleksi🙏🙏

Doa Singkat

Tuhan Yesus, Engkau mengajar kami untuk memberi kepada Kaisar apa yang menjadi haknya, dan kepada Allah apa yang menjadi milik-Mu. Bimbinglah kami agar setia 100% kepada-Mu sebagai umat Katolik, dan sekaligus bertanggung jawab 100% sebagai warga Indonesia. Jadikanlah hidup kami BERKAT bagi Gereja dan bangsa, dengan HATI yang utuh, JUJUR, dan penuh KASIH. Amin.