EXPONTT.COM – Ketua Panitia Pemilihan Pengurus Koperasi Swasti Sari periode 2026-2028 menegaskan bahwa semua kebijakan sehingga terjadi perubahan dan pemalsuan dokumen adalah Pengurus lama yang ketuanya Lambertus Ara Tukan dan Albinus Salem dkk.
Kepada expontt.com Ivan Rahas mengirim sambutan Ketua Kopdit Timor Dr. Domi Wara,” Dalam sambutan Dr. Domi Wara sangat jelas arahannya sesuai AD dan ART. Tetapi terjadi perubahan. Silahkan membaca secara saksama sambutan Dr. Domi Wara pada 26 April 2026,” jelas Ivan Rahas kepada expontt.com Minggu 17 Mei 2026. ♦ wjr
SAMBUTAN KETUA PUSKOPDIT BEKATIGADE TIMOR
RAT KOPDIT SWASTISARI
HOTEL HARPER, 26 APRIL 2026
“BERTUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM KEBERSAMAAN”
Salam sejahtera, Salam Pancasila
Yang saya hormati Bapak-Ibu anggota Kopdit Swastisari, Gubernur NTT, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. NTT, Para penggagas, pendiri, penasihat, ketua Pengurus, Ketua Pengawas, General Manajer, manajer, dan manajemen, serta para undangan yang hadir pada hari ini.
Pantun Pembuka
Angin sepoi menyulam rindu
Dingin tenggelam dipeluk hangat
Salam rindu selamat bertemu
Semua hadirin yang penuh semangat
Pergi ke pasar membeli beras, Burung merpati terbang ke langit,
Disimpan rapi dalam lumbung desa. Membawa pesan penuh arti.
RAT kita jadi forum yang demokratis, Mari bersatu dengan tekad yang kuat,
Menguatkan CU demi anggota dan bangsa. CU berkembang, anggota sejahtera.
Beribu-ribu Bintang di Langit Jalan-jalan ke pasar baru
Hanya satu yang paling terang. Belih ikan dan buah pepaya
Beribu-ribu koperasi di Indonesia Mari merenda harapan baru
Hanya kopdit yang ada di hati. Kopdit Swastisari semakin jaya
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam Rapat Anggota Tahunan ini dengan penuh semangat kebersamaan. Pelaksanaan RAT Kopdit Swastisari pertanda kepatuhan pada regulasi baik eksternal dan internal dan Momentum para Pengurus dan pengawas mempertanggungjawabkan tugas dan tanggungjawab pengelolaan kopdit kepada anggota, serta momentum Bersama-sama menata perjalanan kopdit swastisari ke depan.
PUSKOPDIT BEKATIGADE TIMOR dan seluruh Kopdit Primer Anggota menyampaikan terimakasih dan rasa bangga serta apresiasi bagi kopdit Swastisari atas penyelenggaraan RAT TB 2025 . (dan segala capaian selama TB 2025?? – tak ada LPJ PP ke Puskopdit). Terimakasih juga atas partisipasi dalam kegiatan Puskopdit selama ini teristiewa dalam tahun buku 2025.
RAT bukan sekadar forum pertanggungjawaban, tetapi juga momentum refleksi dan perencanaan-membangun niat Bersama untuk masa depan Swastisari. Di sinilah kita meneguhkan kembali nilai-nilai gerakan Credit Union: membangun kesejahteraan bersama melalui solidaritas, pendidikan, dan kemandirian ekonomi.
GKKI telah hadir dan berjalan selama 56 tahun. Suatu rentang waktu yang tidak pendek bagi entitas koperasi berbasis komunitas/Masyarakat atau berbasis anggota. GKKI kuat dan bisa bertahan hingga saat ini karena berpegang teguh pada Nilai-nilai Koperasi dan CU/Kopdit. Nilai kebersamaan dan solidaritas – people helping people. Bukan semata pada seberapa besar profit atau SHU yang dicapai. Kita pahami Bersama bahwa Kehadiran CU/kopdit membawa dua misi yaitu Misi Sosial dan Misi Ekonomi.
Fakta saat ini dan menjadi salah satu tantangan dan isu strategis GKKI dan ACCU Adalah adanya Mission Drift (Pergeseran Misi). CU condong ke misi Ekonomi dari pada Misi Sosial. CU lebih cenderung mengejar Profit dan meninggalkan Nilai. CU cenderung mengejar SHU daripada pemberdayaan dan pendampingan usaha anggota. Pendidikan yang Adalah Jantungnya Kopdit tidaklah menjadi prioritas dalam rencana kegiatan dan anggaran, Pendidikan yang dilaksanakan lebih terasa hanyalah sosialisasi produk. Pendidkan dan Latihan fokus pada Teknik bisnis SP dan miskin penanaman nilai. Tanpa adanya Pendidikan yang mencerahkan dan membebaskan dan memberdayakan anggota akan melahirkan semakin rendahnya Tingkat partisipasi anggota dalam berbagai kegiatan Lembaga. Tanpa Pendidikan yang memadai maka muncullah pemimpin (PPM) yang dalam kepemimpinannya lebih berorientasi pada misi ekonomi – mengejar profit-SHU daripada mewujudkan misi sosial, kurang internalisas Nilai, dan meninggalkan nilai-nilai kebersaman dan
solidaritas. Lebih ekstrim pemimpin yang hanya berpikir tentang kepentingannya bukan berpikir tentang kebutuhan anggota dan keberlanjutan Lembaga.
Apa yang harus dilakukan ?? Jawabannya : Berpegang teguh dam konsisten melaksanakan 6 WAJIB GKKI. 6 wajib GKKI merupakan Fondasi yang membuat kokoh dan tegak berdirinya GKKI hingga saat ini dan kedepannya. 6 Wajib GKKI merupakan Kristalisasi dan implementasi dari Nilai-nilai Kopdit/CU universal. 6 Wajib GKKI antara lain, WAJIB: PENDIDIKAN, SOLIDARITAS, SILANG PINJAM DAERAH (SPD), AUDIT, DAPERMA, DAN IT.
Hadirin yang kami hormati…
Ijinkan kami selaku Ketua Puskopdit menyampaikan kondisi implementasi 6 Wajib oleh Kopdit Swastisari dalam GKK Sepuskopdit Bekatigade Timor dan dalam GKKI. Apa yang kami sampaikan ini bisa sebagai evaluasi dan sekaligus refleksi bagi PP yang akan mengakhiri tugas nya dan sebagai informasi bagi PP yang baru Bersama Manajemen dan anggota untuk mencermati dan mengambil Langkah Bersama ke depannya dalam forum RAT ini.
1. PENDIDIKAN
Pendidikan Adalah jantungnya Kopdit. Melaksanakan Pendidikan bagi anggota berarti sedang merawat kehidupan swastisari. PPM mengikuti Pendidikan berarti berusaha untuk merawat Swastisari. Minimnya Pendidikan bagi anggota maka akan menurunnya partisipasi anggota. Bahkan anggota tidaklagi ditempatkan sebagai pemilik tapi hanya sekedar pengguna jasa atau nasabah. PPM yang tidak mengikuti Pendidikan dan pelatihan maka akan semakin rendah pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Kopdit. Kebijakan yang diambil akan jauh dari kebutuhan anggota dan tidak mendengarkan dan melibatkan anggota dalam pengembangan kopdit. PPM akan cenderung melihat Swastisari tidak lagi sebagai entitas dalam Gerakan bahkan memandang Swastisari bukan lagi sebagai Entitas Koperasi tapi entitas lain, Perusahaan (Korporasi) dan memandang Swstisari sebagai Pseudo-Bank (Bank semu). Seberapa sering Pendidikan bagi anggota?? Seberapa sering PPM mengikuti Diklat di Puskopdit Timor??
2. SOLIDARITAS
Solidaritas merupakan kekuatan Gerakan dan jejaring CU Dunia. Moto Solidaritas: Engkau Susah Saya Bantu, Saya susah engkau bantu. Iuran Solidaritas (IS) merupakan kekuatan jejaring CU se Dunia. IS dari Kopdit Primer yang disetor ke Puskopdit akan disetor ke Inkopdit, Inkopdit akan membayar IS ke ACCU dan ACCU mebayar IS ke WOCCU. Beberapa tahun belakangan ini IS Swastisari Ke Puskopdit Lancar-lancar saja. Tapi Beberapa tahun sebelumnya, IS ke Puskopdit tidak sesuai dengan kesepakatan Bersama Gerakan. Akibatnya terdapat tunggakan IS Swastisari sebesar kurang lebih 3 M. Kesepakatan dalam RAK Puskopdit Desember 2025, Tunggakan IS akan dibayar hanya 50 % saja – diskon 50 %. Bukan soal berapa besarnya IS yang harus dibayar, tapi nilai dbalik nominal IS yang lebih diutamakan. Swstisari Kopdit terbesar, maka sudah pasti IS juga terbesar. Artinya Kopdit Swastisari mempunyai kontribusi besar dan tanggungjawab besar dalam pengembangan GKK se Puskopdit Timor dan Inkopdit bahkan ACCU dan WOCCU secara tidak langsung. Kondisi IS Swastisari seperti ini, kemudian membuat Swastisari jadi cibiran oleh kopdit lain: waktu kecil kita sama-sama, sudah besar mau sendiri-sendiri. Kalau susah, maunya sama-sama, tapi kalua sudah senang, maunya senang sendiri.
3. SPD
SPD merupakan implementasi nyata dari nilai keswadyaan. Kopdit Menyimpan di Puskopdit, dan Kopdit Meminjam dari Puskopdit. Kopdit besar harusnya memiliki simpanan lebih besar dari kopdit lainnya. Simpanan Swastsari di kopdit saat ini tidak lebih besar dari simpanan kopdit-kopdit kecil. Bahkan Mungkin simpanan Swastisari di bank lebih besar dari simpanan di Puskopdit pada produk simpanan tertentu. Tahun-tahun belakangan ini Swastisari tidak Pinjam lagi dari Puskopdit, semoga Swastisari Tidak juga pinjam ke Lembaga lain…Jika benar demikian maka menggambarkan kita lebih mengutamakan bisnis- mengutamakn profit dari pada nilai kebersamaan sebagai satu Gerakan. Fenomena ini berlaku juga untuk beberapa kopdit lainnya.
4. AUDIT
Audit dalam GKKI sudah menjadi konsern dan kesepakatan sejak berdirinya CU/kopdit. Audit internal Gerakan lebih komprehensif daripada audit external
oleh KAP. Audit internal bertujuan untuk transparansi, akuntabilitas serta perbaikan dan pengembangan kelembagaan. Audit yang rutin atau secara periodic akan meminimalkan persoalan salah urus atau salah Kelola. Sebaliknya Audit yang tidak rutin dan kontinyu, hanyalah menyimpan bom waktu yang akan menggerogoti kehidupan kopdit. Swastisari tidak lagi diaudit oleh Puskopdit atau Inkopdit sejak 2019 sampai saat ini, tetapi diaudit oleh KAP. Sekali lagi, hal ini menunjukkan bahwa swastisari lebih cenderung patuh pada regulasi external daripada kesepakatan Bersama alam Gerakan dan memudarnya soliditas dalam Gerakan Kopdit.
5. DAPERMA
Daperma merupakan salah satu Brand Kopdit. Daperma merupakan salah satu Pembeda antara Kopdit/CU dan Koperasi lain. Perlidungan atas Simpanan dan Pinjaman anggota membuat rasa aman dan nyaman dan akhirnya menimbulkan rasa percaya Masyarakat kepada kopdit. Kopdit menjadi tempat yang aman dan terpercaya dalam hal menyimpan dan meminjam uang. Berpegang teguh pada nilai kebersamaan, Daperma dikelola secara mandiri selama 40 tahun lebih oleh Inkopdit untuk perlindungan SP anggota Kopdit Primer. Namun dengan adanya UU No. 40 Tahun 2014 tentang Asuransi, dan Daperma dikategorikan sebagai usaha Asuransi Tanpa ijin dan akan kena sanksi dari OJK sesuai UU Asuransi. Maka mulai 2021 sampai sekarang daperma tidak lagi dikelola oleh Inkopdit secara langsung tetapi dikelola dengan Asuransi murni melalui PT PANDAI dan Mitra Asuransi yg dipilih oleh PT pandai. Berbagai persoalan Klaim pun dihadapi oleh semua Kopdit. Banyak kopdit memilih untuk berhenti sejenak tetapi kemudian Kembali lagi bergabung ke PT Pandai untuk urusan Daperma. Swastisari memilih untuk tidak bergabung lagi walau sudah diskusi beberapa kali dengan PT Pandai dan Inkopdit. Swastisari mengembangkan apa yang disebut dengan DAPERSIPA, sebagaimana dipublikasikan dimedia sosial beberapa waktu yang lalu. Saya berharap agar DAPERSIPA ini tidak menjadi DAPERMA JILID 2. Jika DAPERSIPA – nya Swastsari sama dengan DAPERMA INKOPDIT SEBELUMNYA, ayat 1MAKA Bersiap-siap untuk mengahdapi sanksi sebagaimana diatur dalam UU No 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Bunyi pasal tentang sanksi pada Pasal 73 ayat 1 intinya sbb:
“Barang siapa melakukan usaha Asuransi tanpa ijin, maka akan dikenakan hukuman penjara selama 15 tahun DAN denda sebesar 200 miliar”. Jika DAPERSIPA ini ketahuan sebagai usaha Asuransi tanpa ijin dan dapat sanksi seperti di atas, pertanyaannya: Siapa pengurus yang pasang badan untuk dipenjara? Sudah siapkah Lembaga untuk membayar denda 200 M ? sudah cukupkah Dana Swastisari untuk menjalankan program DAPERSIPA ini? Urusan Asuransi butuh apa yang disebut dengan : jumlah bilangan besar. Artinya dalam kebersamaan maka akan mungkin dan lebih bertahan daripada dijalankan sendiri-sendiri.
6. IT
System IT akan mempercepat pelayanan dan membuat kopdit tetap relevan dengan perubahan jaman. System IT yang penuh dengan Algoritma sebagaimana SIKOPDIT-OL yang dikembangkan oleh Inkopdit dan digunakan oleh Kopdit dan Puskopdit di Indonesia, telah berkontribusi besar dalam pelayanan dan pengembangan kopdit selama ini. Sikopdit- OL juga telah menciptakan rasa nyaman dan aman atas data-data anggota kopdit. Pengembangan fitur-fitur tambahan pun dilakukan sesuai permintaan dan kebutuhan kopdit. Tentunya butuh waktu yang agak lama megingat terbatasnya tim pengembang IT atau Programer di Inkopdit. Biaya pemeliharaan, pemakaian dan pengembangan relative murah, 200 ribu – 500 ribu per bulan per unit device SIKOPDIT-OL.
Sejak Oktober 2025, Swastisari memutuskan untuk tidak lagi menggunakan SIKOPDIT-OL dari Inkopdit-Milik Gerakan. Swastisari telah tandatangan PKS dengan pihak Vendor lainnya- dan akan menggunakan system IT yang dikembangkan oleh Vendor tersebut. Dalam diskusi online beberapa waktu lalu antara Swastisari dengan Inkopdit yang difasilitasi oleh Puskopdit Bekatigade Timor disepakati bahwa: data-data swastisari yang ada di SIKOPDIT-OL dapat diambil langsung oleh Swastisari (hak nya), jika ada kesulitan dalam pengambilan data maka akan dibantu oleh TIM IT Inkopdit. Disepakati juga bahwa setelah selesai pengambilan data oleh swastisari, maka data swastisari akan dihapus dari drive SIKOPDIT-OL (demi perlindungan data anggota swastisari). Inkopdit sudah menyurati Swastisari agar Swastisari menyampaikan kapan waktunya untuk menyelesaikan pengambilan data di
SIKOPDIT-OL, tapi mungkin sibuk dengan PRA RAT maka belum ada balasan Swastisari ke Inkopdit. Setelah RAT ini pasti akan ada lagi surat dari Inkopdit ke Swastisari dengan langsung memberikan batas waktu terakhir pengambilan data di SIKOPDIT-OL dan H + 1 data Swastsari langsung dihapus dari SIKOPDIT-OL. Kita berharap agar tidak ada kendala dalam pelayanan dan transaksi Ketika tidak lagi menggunakan SIKOPDIT-OL. Sungguh Bahagia memetik padi di sawah, tetapi akan lebih bahagia memetik padi di sawah sendiri.
Dari gambaran Kondisi implementasi 6 Wajib oleh Swastisari, kiranya jelas berapa wajib yang masih dilaksanakan oleh Swastisari. Hemat saya lebih dari 50 % nya sudah tidak dilaksanakan secara konsisten oleh Swastisari. Jika 6 Wajib merupakan syarat keanggotaan Puskpdit, maka ada potensi Swastisari dikeluarkan dari keanggotaan Puskopdit Bekatigade Timor. Jika Demikian maka Swastisari bukan lagi bagian dari GKKI. Jika benar terjadi demikian maka akan sangat disayangkan dan kehidupan Swastisari ke depan dipertaruhkan.
Hadirin yang saya banggakan, Gerakan Credit Union lahir dari semangat solidaritas. Kopdit bukan sekadar lembaga keuangan non bank, melainkan sebagai gerakan sosial ekonomi, dan Gerakan kemanusiaan yang menempatkan manusia/anggota sebagai pusat. Mari kita dengarkan suara anggota. Mari kita hargai suara anggota. Mari kita jadikan RAT ini sebagai tonggak untuk memperkuat komitmen, meneguhkan semangat kebersamaan, dan memastikan bahwa CU tetap relevan bagi masyarakat Indonesia. Mari kita Kembali pada nilai Kopdit. Ketika kita Kembali ke Nilai, kita Kembali ke hati. Dan dari hati lahirlah Harapan.
If you want to walk fast, walk alone, If you want to walk far, walk together (Jika hendak berjalan cepat, jalanlah sendiri. Jika hendak berjalan jauh, berjalanlah Bersama-sama).
Akhir kata, saya mengajak seluruh peserta RAT untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan semangat demokrasi. Serta Dengan kerja keras, inovasi, dan integritas, saya yakin kopdit Swastisari akan semakin maju, dan gerakan CU di Indonesia akan semakin kokoh.
Pantun Penutup
Mentari senja mulai meredup, Kembang Mawar Semerbak harumnya
Cahaya hilang diganti lampu. Menggoda dipandang ingin ku miliki
CU maju karena kita kompak bersatu, Kopdit Swastisari Milik Kita
Sejahtera anggota jadi tujuan utama. Mari Kembangkan jangan ragu hati
Bunga melati harum mewangi, Gelang Gading di tangan si Jelita
Tumbuh subur di halaman rumah. Sekali memandang tak ingin berpaling
CU berkembang bila kita berani, Kopdit Swastisari semakin Jaya
Berinovasi demi masa depan cerah. Sekali bergabung tak ingin berpaling
Perahu layar menuju dermaga, Kunang-kunang ku sangka Api
Angin membawa ke arah tujuan. Api Menyala di pohon Sirih
CU Indonesia terus berjaya, Sekapur Sirih ku akhiri
Solidaritas jadi kekuatan persatuan. Maaf dan Terimakasih
Selamat melaksanakan RAT, sukses selalu dan Terima kasih.
Kupang, 26 April 2026
KETUA PUSKOPDIT BEKATIGADE TIMOR
Dr. Drs. Wara Sabon Dominikus, M.Sc




