EXPONTT.COM – Petugas kepolisian di Manggarai Timur menembus medan ekstrem lima jam demi mengantar bantuan bagi warga di Kampung Tango Bali, Desa Lencur, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Puluhan warga di desa tersebut terisolir karena jalan tertutup material pasca gempa pada 15 Agustus lalu.
Dari video yang beredar di media sosial, Seorang warga Kampung Tango Bali, bernama Anastasia Sedur, mengaku tidak sedikit warga yang terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami rusak berat.
Dalam video tersebut, Anastasia meminta pertolongan kepada Kapolda NTT agar bisa memberikan bantuan, karena mereka belum mendapatkan bantuan. “Kami mohon bantuan bapak Kapolda NTT, kami butuh beras, pakaian, popok, terpal tenda,” katanya.
Mendapati video tersebut, Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, langsung menurunkan personil Polsek Lamba Leda Utara untuk mendistribusikan bantuan.
Dalam video yang diterima media ini, rombongan kepolisian yang hendak ke Kampung Tango Bali dengan membawa bantuan sempat beberapa kali berhenti, karena harus memindahkan material yang menutup jalan akibat gempa.
Personel Polsek Lamba Leda Utara yang dipimpin Kapolsek Ida Bagus Susana pun tiba di pengungsian pada malam hari setelah kurang lebih lima jam perjalanan.
Kehadiran polisi mendapat sambutan hangat dari para warga Kampung Tango Bali yang tengah mengungsi.
Polri menjadi yang pertama membawa bantuan di kampung itu. Disana kepolisian menurunkan bantuan pokok mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, selimut dan air minum.
“Ini bantuan dari Pak Kapolri dan Kapolda, yang kami bawa tidak seberapa, tapi nanti sama-sama nikmati,” kata Kapolsek Ida Bagus Susana.
Warga yang menerima bantuan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Polri tekhususnya Kapolda NTT yang telah mendengar sekaligus menjawab kebutuhan warga kampung yang tengah mengalami musibah.
“Terima kasih Pak Kapolri, Pak Kapolda NTT, Pak Kapolres dan Kapolsek, kami sangat bersyukur,” ujar Anastasia Sedur saat mewakili warga menerima bantuan.(*)




