EXPONTT.COM, MBAY – Aksi pencurian yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Mbay menjadi keresahan perbincangan luas masyarakat.
Sejumlah kasus pencurian dilaporkan terjadi di rumah warga, kios, hingga tempat ibadah.
Warga Kelurahan Danga, Very Meze, mengecam maraknya aksi pencurian yang dinilai semakin meresahkan. Ia menyoroti berbagai kasus yang terjadi, mulai dari pencurian padi dan beras, pembobolan kios, hingga pencurian di rumah ibadah.
“Maraknya pencurian di Mbay, ada yang curi padi dan beras. Ada yang bobol kios, rumah warga, dan yang paling nekat mereka mencuri di tempat ibadah (gereja). Saran saya umat bersama-sama minta Romo atau Pater buat misa khusus untuk para pencuri,” tulis Very Meze melalui unggahan di media sosial Facebook, Selasa, 12 Mei 2026.
Hal serupa disampaikan Ronald Pepito, warga Desa Aeramo. Ia menyebut peralatan musik milik salah satu gereja di wilayah Aeramo juga menjadi sasaran pencurian.
“Ini menjadi perhatian untuk kita semua agar lebih waspada,” ujar Ronald, dikutip dari unggahannya.
Menanggapi situasi tersebut, Kepala Kepolisian Resor Nagekeo melalui Kasat Sabhara, Iptu Haruna Ismail, mengatakan pihaknya terus meningkatkan patroli dialogis setiap malam.
Kata Haruna, patroli dilakukan rutin mulai pukul 21.00 hingga 03.00 WITA guna meminimalkan aksi pencurian di wilayah kota.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan rumah dalam keadaan aman, pintu terkunci saat bepergian, serta tidak meninggalkan rumah kosong tanpa penghuni. Barang-barang berharga diminta disimpan dengan baik.
Untuk fasilitas umum seperti gereja maupun masjid, Haruna meminta agar selalu ada penjaga, mengingat di dalamnya terdapat barang berharga yang rawan menjadi sasaran pencurian.
“Kepada seluruh masyarakat, jadilah polisi bagi diri sendiri dan lingkungan. Karena aksi pencurian ada di sekitar kita. Bukan hanya karena niat, tetapi juga karena ada kesempatan,” ujar Haruna, Selasa, 12 Mei 2026 di ruang kerjanya. (***)




