Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman, SPBU Curang di Rote Ndao Akan Ditindak Tegas

SPBU di Rote Ndao nampak tutup di jam kerja / foto: ist

EXPONTT.COM, KUPANG – Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan BBM untuk masyarakat Kabupaten Rote Ndao di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencukupi kebutuhan dan disalurkan sesuai peruntukannya sebagaimana ditetapkan pemerintah, baik BBM subsidi maupun non subsidi.

Hal tersebut disampaikan Pertamina menanggapi kelangkaan BBM jenis Pertamax dan Pertalite Kabupaten Rote Ndao, Rabu, 13 Mei 2026.

Warga menduga distribusi BBM tidak berjalan normal karena adanya praktik penjualan BBM ke pengecer oleh salah satu pengelola SPBU Rote Ndao, yakni SPBU Sanggaoen.

Pengelola SPBU Sanggaoen diduga lebih mengutamakan penjualan BBM jenis Pertamax ke luar SPBU melalui pengisian ke sejumlah drum yang diangkut menggunakan truk dan mobil pikap, dibanding melayani kebutuhan masyarakat secara langsung.

Menanggapi hal ini, Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga dalam proses distribusi pastikan pasokan BBM baik subsidi maupun non subsidi mencukupi dan penyaluran tepat sasaran sesuai peruntukan.

“Stok BBM Kabupaten Rote Ndao dalam kondisi tersedia. Selasa, 12 Mei 2026 juga telah masuk suplai BBM dengan muatan 60 KL Pertalite, 40 KL Pertamax, 35 KL Biosolar, dan 5 KL Pertamina Dex. Dengan adanya suplai yang baru masuk ini, dipastikan kebutuhan BBM baik subsidi maupun non subsidi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat Rote Ndao,” tegas Ahad.

Selanjutnya Ahad menyampaikan, adapun terkait masyarakat yang melakukan pembelian Pertamax menggunakan drum, telah dilakukan pengecekan. Sehari-harinya memang terdapat beberapa pembelian dari kendaraan baik truk maupun mobil pikap dengan pengisian menggunakan drum.

Adapun pembelian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan BBM ke wilayah kampung/desa yang jaraknya jauh dari SPBU. Pembelian dengan jumlah tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari.

“Terkait isu ini, Pertamina telah memperingatkan kembali kepada seluruh SPBU untuk pengaturan prioritas pengisian kepada konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan sebagai antisipasi pengecer/pengepul. Paralel, Pertamina telah berkoordinasi dengan Terminal BBM terkait prioritas pengiriman untuk wilayah Rote Ndao. Dengan segala antisipasi dan mitigasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pasokan dan distribusi di wilayah Rote Ndao”, tutup Ahad.

Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM selalu mencukupi kebutuhan dengan penyaluran BBM subsidi sesuai peruntukan dan tentunya aturan yang ditetapkan pemerintah.

“Pertamina tidak menoleransi lembaga penyalur yang melanggar ketentuan dan melakukan kecurangan dalam pelayanan kepada konsumen. Apabila ditemukan pelanggaraan maka akan diberikan sanksi lebih lanjut dan bisa sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tutup Ahad.(*)