Pemprov NTT Siapkan Rp250 Miliar untuk Selengarakan PON 2028

Gubernur NTT, Melki Laka Lena / foto: istimewa

EXPONTT.COM, KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan anggaran Rp250 miliar untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTB-NTT.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena menyebut Rp250 miliar itu dianggarakan secara bertahap selama tiga tahun dari tahun 2026 hingga 2028.

“Kita siapkan Rp75 miliar tahun ini, Rp75 miliar tahun depan (2027), Rp100 miliar di tahun 2028, jadi Rp250 miliar disiapkan oleh provinsi,” jelasnya usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Provinsi NTT, Rabu, 24 Juni 2026.

Selian anggaran dari daerah, Melki Laka Lena menyatakan, dirinya telah berkomunikasi dengan Komisi X DPR RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendukung anggaran dalam pelaksanaan PON 2028, serta pihak swasta.

“Kita sudah minta dukungan Menpora dan Komisi X DPR RI untuk dibantu baik NTT dan NTB. Semua sedang disiapkan nanti kita rapat di KONI lagi untuk merapikan semua, termasuk untuk venue-nya di mana saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menerima surat keputusan (SK) sebagai tuan rumah bersama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

SK diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir kepada Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Gubernur NTB, Selasa, 23 Juni 2026 siang.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Karel Muskanan menyebut dengan penyerahan SK ini Pemprov NTT akan melaksanakan percepatan dalam persiapan menuju PON termasuk dalam hal ini adalah panitia besar pelaksana.

“Yang harus kita lakukan kedua yakni Perda (Peraturan Daerah) Keolaragahan yang di dalamnya mengatur terkait penyelenggaraan PON di NTT dan dibuat aturan ikutannya melalui perwali dan perbup di setiap kabupaten/kota yang menjadi venue gelaran PON,” jeals Karel, Rabu, 24 Juni 2026.

Lebih lanjut, Karel Muskanan menyebut, total 24 cabang olahraga akan dipertandingkan di NTT. “Tapi ada peluang bertambah. Kita ada usulkan empat cabor, semua cabor bela diri,” ungkapnya.

Terkait kabupaten/kota yang akan menjadi venue gelaran PON 2028, kata Karel, masih tentatif. Namun sesuai rencana, sejumlah daerah telah ditergetkan sebagai lokasi penyelenggaraan PON, diantaranya Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Malaka dan Belu. Di Pulau Sumba, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat dan Sumba Timur. “Di Pulau Flores Ende, Nagekeo dan Labuan Bajo. Kemudian di Alor dan juga Rote,” ujarnya.(*)