EXPONTT.COM, ATAMBUA – Komunitas Timor Oan 99 Bersatu Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengajak seluruh masyarakat, khususnya kalangan pemuda, menjaga kerukunan dan menghindari konflik yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Komunitas yang beranggotakan masyarakat eks-Timor Timur tersebut menegaskan pentingnya persaudaraan, komunikasi yang sehat, dan sikap saling menghargai untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Belu, wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Timor Oan 99 Bersatu juga menyoroti potensi gesekan antarpemuda yang dapat berkembang menjadi konflik sosial. Karena itu, generasi muda diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi bohong atau hoaks maupun ajakan yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Setiap perselisihan di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan pendekatan kekeluargaan, bukan dengan tindakan kekerasan yang merugikan banyak pihak.
Komunitas tersebut menegaskan bahwa menjaga perdamaian merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, dan pemerintah setempat dinilai penting untuk memperkuat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Belu.
“Mari kita jaga kerukunan, pererat persaudaraan, dan hindari segala bentuk provokasi yang dapat memicu konflik. Bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Belu yang aman, damai, dan kondusif,” demikian seruan komunitas tersebut.
Melalui seruan ini, Timor Oan 99 Bersatu berharap masyarakat, terutama generasi muda, terus mengedepankan toleransi dan persaudaraan demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Belu.(*)




