Gonzalo Muga Sada Ingatkan Kader PAN Soal Loyalitas dan Pengabdian

Wabup Nagekeo, Gonzalo Muga Sada saat Musyawarah Cabang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Nagekeo yang berlangsung di Aula Hotel Sasando, Sabtu, 23 Mei 2026 / foto: Bambang Nurdiansyah

EXPONTT.COM, MBAY – Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, menegaskan komitmennya untuk terus membesarkan Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Nagekeo menjelang Pemilu 2029.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Cabang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Nagekeo yang berlangsung di Aula Hotel Sasando, Sabtu, 23 Mei 2026.

Di hadapan para pengurus dan kader PAN, Gonzalo mengisahkan perjalanan politiknya bersama PAN sejak tahun 2005.

Ia menyebut dirinya tumbuh dan berproses di partai berlambang matahari tersebut hingga akhirnya dipercaya menjadi salah satu pimpinan politik di Nusa Tenggara Timur dan kini menjabat Wakil Bupati Nagekeo.

“Saya ini bagian dari PAN sejak tahun 2005. Saya besar bersama PAN dan punya tanggung jawab moral untuk terus membesarkan partai ini di Nagekeo,” kata Gonzalo.

Dalam perjalanan politiknya, Gonzalo mengaku pernah dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PAN NTT menggantikan Eurico Guterres. Pengalaman tersebut, menurut dia, menjadi bagian penting dalam proses membangun jaringan dan konsolidasi politik PAN di daerah.

Menurut Gonzalo, ukuran besar kecilnya partai politik tidak bisa dilihat hanya dari klaim ataupun dinamika sesaat, melainkan dari kekuatan riil yang tercermin melalui jumlah kursi di parlemen.

“Ukuran partai itu dilihat dari seberapa banyak kursi yang diraih di DPRD maupun parlemen. Itu ukuran kerja politik yang nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan PAN merupakan partai yang lahir dari semangat reformasi dan didirikan oleh Amien Rais. Karena itu, kader PAN diminta menjaga semangat perjuangan partai dengan membangun kerja politik yang dekat dengan masyarakat

Gonzalo juga menilai PAN memiliki rekam jejak politik yang cukup baik di Kabupaten Nagekeo. Ia mengatakan partai tersebut pernah menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan dan memiliki kontribusi dalam pembangunan daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh kader mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 melalui konsolidasi organisasi hingga penguatan basis dukungan masyarakat.

“Kader PAN harus siap dari sekarang. Politik tidak bisa dibangun mendadak menjelang pemilu. Harus dibangun dengan kerja nyata dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, Gonzalo turut memberikan pendidikan politik kepada pengurus dan kader PAN Nagekeo. Ia mengingatkan bahwa orientasi utama menjadi anggota legislatif bukan untuk memperbaiki kehidupan pribadi semata, tetapi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Ia meminta kader PAN mengubah pola pikir (mindset) dalam berpolitik agar lebih berorientasi pada pelayanan publik.

“Jangan berpikir masuk DPRD untuk mengubah hidup. Kalau niat awalnya begitu, maka politik kehilangan makna pengabdiannya. Politik harus menjadi jalan untuk melayani masyarakat,” ujar Gonzalo.

Menurut dia, kader partai juga tidak boleh pesimis menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menilai optimisme dan keberanian menjadi modal penting dalam membangun kekuatan politik yang sehat.

Selain berbicara mengenai konsolidasi partai, Gonzalo juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Ia menyebut postur APBD Kabupaten Nagekeo relatif terbatas sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan.

Meski demikian, ia meminta kader PAN tetap hadir di tengah masyarakat dan mampu memahami persoalan riil yang dihadapi warga.

“Dalam situasi anggaran yang terbatas, kader partai harus bisa menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Politik harus memberi solusi,” katanya.

Musyawarah cabang tersebut dihadiri pengurus DPC PAN dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nagekeo. Forum itu menjadi bagian dari konsolidasi internal PAN untuk memperkuat struktur partai sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.(***)