EXPONTT.COM, KUPANG – Presiden RI Prabowo Subianto menyetujui sejumlah kebutuhan penanganan gempa Flores yang disampaikan Pemerintah Provinsi NTT, termasuk pengadaan hampir 10.000 tenda untuk sekolah terdampak dan penguatan armada laut guna mempercepat distribusi bantuan ke wilayah kepulauan.
Dukungan tersebut dibahas dalam rapat virtual penanganan gempa bumi Flores bersama pemerintah pusat, Pemprov NTT, TNI-Polri dan sejumlah instansi terkait, Senin, 7 September 2026.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 2.457 satuan pendidikan terdampak gempa.
Untuk memastikan proses belajar-mengajar tetap berjalan, Pemprov NTT mengusulkan sekitar tiga tenda untuk setiap sekolah. Dengan demikian, kebutuhan diperkirakan mencapai hampir 10.000 tenda yang akan digunakan sebagai ruang belajar sementara bagi siswa SD, SMP hingga SMA.
Presiden Prabowo meminta Pemprov NTT segera menyampaikan rincian jumlah dan spesifikasi tenda untuk ditindaklanjuti pemerintah pusat.
Selain sektor pendidikan, Presiden juga memerintahkan penguatan dukungan transportasi laut untuk menjangkau wilayah kepulauan yang sulit diakses melalui jalur darat.
TNI AL diarahkan mengoptimalkan armada yang tersedia, termasuk kapal LPD dan LCM untuk mengangkut personel, logistik serta material bantuan.
Khusus untuk Pulau Palue, Kementerian Perhubungan menyiapkan satu kapal feri ASDP yang dijadwalkan dikirim pada 8 September 2026 untuk mendukung distribusi bantuan dan pelayanan masyarakat terdampak.
Gubernur Melki mengatakan sejak hari pertama bencana, Pemprov NTT bersama Forkopimda telah melakukan penanganan tanggap darurat dengan dukungan BNPB, kementerian/lembaga, TNI-Polri dan berbagai pihak.
“Dari berbagai bantuan yang masuk dari BNPB, pemerintah provinsi, TNI, Polri, kementerian dan badan yang turun, dukungannya sudah luar biasa,” ujar Melki.(*)




