Pengurus PKB Nagekeo Dikukuhkan, Shafar Laga Rema: Kader Harus Hadir di Tengah Rakyat

EXPONTT.COM, MBAY – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nagekeo, Shafar Laga Rema, menegaskan bahwa kekuatan partai terletak pada kedekatan kader dengan masyarakat. Karena itu, seluruh kader PKB diminta selalu hadir, mendengarkan aspirasi, dan terlibat aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pesan tersebut disampaikan Shafar saat pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Nagekeo di Dipo Centre, Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Shafar, kehadiran kader di tengah masyarakat bukan sekadar rutinitas politik, melainkan bagian dari perjuangan yang harus dijalankan secara konsisten. Kader harus mampu mendengarkan langsung kebutuhan rakyat sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai, kedekatan kader dengan masyarakat turut berkontribusi terhadap capaian politik PKB. Saat ini, PKB memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Nagekeo, tujuh kursi di DPRD Provinsi NTT, serta dua kursi di DPR RI melalui daerah pemilihan yang berbeda.

Dua anggota DPR RI dari PKB tersebut adalah NM Dipo Nusantara Pua Upa dari Dapil NTT I dan Saleh Husin dari Dapil NTT II.

Shafar menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga kepercayaan rakyat.

Menurutnya, keberhasilan politik tidak boleh membuat kader berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut merupakan tanggung jawab moral untuk bekerja lebih keras agar keberadaan PKB benar-benar dirasakan masyarakat.

PKB Nagekeo Target Pertahankan Keterwakilan

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Nagekeo, Marselinus Siku, menekankan pentingnya komitmen dan militansi dalam berpartai politik.

Ia mengatakan, setiap kader harus memiliki semangat juang dan ambisi politik yang benar. Ambisi tersebut bukan untuk mengejar kepentingan pribadi, melainkan untuk mengurus rakyat dan membangun daerah.

Marselinus menegaskan, politik harus menjadi jalan pengabdian. Karena itu, seluruh kader PKB Nagekeo dituntut menjaga integritas, memperkuat komitmen, serta konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Ia juga menyampaikan tekad PKB Nagekeo untuk mempertahankan keterwakilan partai di lembaga legislatif pada pemilu mendatang, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun DPR RI.

Menurutnya, mempertahankan kepercayaan rakyat membutuhkan kerja nyata, soliditas organisasi, dan semangat perjuangan yang tidak boleh kendur.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi PKB, Angela Marici Piwung, mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput.

Pesan itu disampaikan Angela setelah mengukuhkan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB di tujuh kecamatan di Kabupaten Nagekeo.

Angela, yang juga dikenal dengan nama Merchy Piwung, menilai kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi di lembaga legislatif, tetapi juga oleh kemampuan kader membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya investasi sosial melalui berbagai tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Lakukan hal lebih dari orang lain, maka kita akan mendapatkan sesuatu yang lebih dan layak,” pesannya.

Angela juga meminta kader PKB agar tidak bermalas-malasan, tidak mudah mengeluh, serta terus berjuang menjadi agen perubahan dan saluran berkat bagi banyak orang.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun mentalitas politik yang kuat. Setiap kader harus siap menerima hasil proses demokrasi dengan lapang dada, termasuk ketika tidak terpilih dalam pemilu.

Menurutnya, kader yang mendapat kepercayaan rakyat untuk menduduki jabatan politik harus didukung bersama. Kemenangan seorang kader merupakan amanah yang juga membawa tanggung jawab bagi seluruh keluarga besar PKB.

Angela turut menyoroti pentingnya mempertahankan keterwakilan PKB di DPR RI. Menurutnya, keberadaan wakil rakyat di tingkat pusat dapat menjadi salah satu jalur untuk memperjuangkan kebutuhan pembangunan daerah melalui komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Dipo Nusantara Minta Kader Bersaing Sehat

Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Dapil NTT I, NM Dipo Nusantara Pua Upa, dalam kesempatan tersebut memberikan pendidikan politik kepada kader PKB Nagekeo.

Dipo mengingatkan bahwa tantangan politik ke depan semakin besar. Persaingan pada pemilu mendatang tidak hanya datang dari partai-partai yang telah lama berkiprah, tetapi juga dari partai-partai baru yang berpotensi menjadi kekuatan politik.

Karena itu, ia meminta kader PKB bekerja lebih ekstra, memperkuat konsolidasi organisasi, dan mempersiapkan langkah politik secara matang.

Dipo juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, membangun persaingan yang sehat, serta saling membesarkan dan menguatkan di antara sesama kader.

Menurutnya, persaingan internal yang tidak sehat justru dapat melemahkan partai. Seluruh kader harus menyatukan energi untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan mempertahankan keterwakilan PKB di lembaga legislatif pada semua tingkatan.

Ia menegaskan, perjuangan politik harus dimulai dari niat yang baik. Niat tulus untuk mengurus rakyat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Sebaliknya, politik yang didorong oleh keinginan menjatuhkan orang lain justru berpotensi merugikan diri sendiri.

“Harus berangkat dari niat yang baik. Niat mau urus rakyat pasti direstui oleh semesta. Kalau niat mau jatuhkan orang lain, malah kita yang jatuh duluan. Itu hukum alam. Siapa yang tanam, dia yang tuai,” pesan Dipo.

Pengukuhan pengurus DPC dan PAC PKB Nagekeo menjadi momentum konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan. Para pimpinan PKB menekankan bahwa upaya mempertahankan kekuatan politik tidak cukup hanya mengandalkan capaian pemilu sebelumnya.

Kader dituntut bekerja secara konsisten, menjaga soliditas organisasi, membangun persaingan politik yang sehat, serta menghadirkan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Dengan lima kursi di DPRD Kabupaten Nagekeo, tujuh kursi di DPRD Provinsi NTT, dan dua kursi di DPR RI, PKB memiliki keterwakilan di berbagai tingkatan legislatif. Tantangan berikutnya adalah memastikan keterwakilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Bagi PKB Nagekeo, kehadiran kader di tengah masyarakat menjadi salah satu pesan utama dalam penguatan organisasi dan upaya menjaga kepercayaan rakyat menjelang pemilu mendatang. (***)