EXPONTT.COM, KUPANG – Portinatus Rudolf Nabuasa (81), ayah almarhum Gustaf Nabuasa, mantan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan, meminta aparat penegak hukum memeriksa kembali seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Permintaan itu disampaikan Portinatus kepada awak media di Kupang, Sabtu, 24 Oktober 2026. Ia berharap kasus yang merenggut nyawa anaknya itu diusut secara tuntas dan transparan agar seluruh fakta kejadian terungkap.
Portinatus mempertanyakan alasan anaknya dianiaya, padahal menurutnya tidak ada persoalan yang seharusnya berujung pada tindakan kekerasan.
“Dasar apa dia memukul anak saya, padahal tidak ada masalah?” ungkap Portinatus.
Ia menegaskan, anaknya tidak seharusnya menjadi korban kekerasan saat mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan program pemerintah untuk masyarakat.
Menurutnya, keluarga membutuhkan kejelasan mengenai kronologi kejadian, penyebab kematian Gustaf, serta pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Karena itu, Portinatus meminta polisi tidak hanya berfokus pada pihak tertentu, tetapi juga memanggil kembali semua orang yang berada di lokasi kejadian maupun yang mengetahui langsung peristiwa tersebut.
“Harapan saya, semua yang terlibat harus dipanggil ulang untuk diperiksa. Siapa saja yang hadir saat itu harus dipanggil,” tegasnya.
Bagi keluarga, pengungkapan fakta secara menyeluruh menjadi hal utama agar keadilan dapat ditegakkan. Portinatus berharap aparat kepolisian menindaklanjuti permintaannya secara profesional dan memproses siapa pun yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami meminta aparat kepolisian harus mengungkapkan fakta yang sebenarnya agar ada keadilan bagi keluarga almarhum,” pintanya.(*)




